KETIK, MALANG – Ascent Hotel & Cafe Malang merepresentasikan keberagaman budaya melalui pengalaman berbuka puasa unik bertajuk "A Symphony of Flavors". Tema ini memadukan kekayaan kuliner dari Indonesia, China, dan Timur Tengah.
Konsep ini bukan sekadar menu iftar, melainkan cerminan Indonesia yang kaya akan etnisitas. Selain etnis asli Nusantara, pengaruh tradisi China dan Arab telah lama melebur menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal.
General Manager Ascent Hotel & Cafe Malang, Elis Ujiantuti, menjelaskan bahwa pemilihan ketiga budaya tersebut didasari oleh kuatnya akulturasi di berbagai penjuru negeri. Hal ini terlihat dari kawasan Pecinan (China Town) serta Kampung Arab di berbagai kota besar di Indonesia.
"China Town dan Arab ini kita ambil karena masuk di bulan yang touchnya ke sana, jadi kurma kan ada dan briyani makanan yang dikangenin," ungkap Elis.
"Itu yang jadi idenya tim untuk simfoni flavor," imbuhnya.
Nuansa perpaduan budaya ini semakin kental karena momen Ramadan tahun ini berdekatan dengan perayaan Lunar (Imlek).
"Selain memadukan tiga rasa yang berdekatan dengan kita, plus kita sekalian merayakan Imlek," ujarnya.
Konsep ini bahkan dituangkan hingga ke sajian penutup. Dessert tradisional yang dihadirkan menggunakan tiga warna utama yang mewakili identitas tiap budaya, yakni Hijau, Cokelat, dan Merah.
Berbekal konsep akulturasi yang kuat, Ascent Hotel & Cafe Malang mematok target hingga 3.000 pengunjung untuk program "A Symphony of Flavors". Hotel juga menyediakan Lucky Angpao bagi pengunjung yang membeli paket promo tersebut sebagai bentuk sukacita perayaan Imlek.
Melalui tema yang mendalam ini, Ascent Hotel & Cafe Malang berharap dapat menjadi referensi utama bagi masyarakat yang mencari sajian buka puasa yang lezat sekaligus bermakna. Selain itu, manajemen berharap hotel ini semakin kokoh sebagai pilihan akomodasi utama di Malang setelah dua tahun melakukan rebranding.
"Harapannya branding kita ini menjadi nama yang mulai dikenal, mulai dijadikan referensi, karena perjalanan dua tahun setelah berganti nama harapannya orang-orang bisa mengenal kita lebih jauh dan produk-produk inovasi baru yang bisa kita buat cocok juga dengan kebutuhan dinamis, kita berharap produk kita bisa memenuhi semua kebutuhan," tutur Elis penuh harapan. (*)
