KETIK, MALANG – Volume kendaraan yang melintas di Kota Malang selama libur Lebaran 2026 justru mengalami lonjakan. Kondisi tersebut meleset dari prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mengatakan selama libur Lebaran terjadi penurunan volume kendaraan secara menyeluruh hingga 1,75 persen.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan peningkatan volume kendaraan dimulai pada awal mudik Lebaran 2026. Menurutnya, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Malang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tapi secara garis besar, pada awal mudik dibandingkan dengan lebaran tahun yang lalu, terjadi peningkatan tahun ini. Kemarin kan berdasarkan prediksi dari Kementerian Perhubungan turun 1,75 persen. Ternyata di Kota Malang terjadi peningkatan, baik itu keluar maupun masuk berdasarkan analisis perhitungan," ujar Jaya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Perhitungan lalu lintas kendaraan selama libur Lebaran 2026 dilakukan di beberapa persimpangan, khususnya area pintu masuk dan keluar di Kota Malang. Namun, Jaya menegaskan bahwa peningkatan volume kendaraan tersebut salah satunya disebabkan oleh Kota Malang yang menjadi jalur perlintasan, bukan tujuan utama.
"Namun pada akhir-akhir puasa, kalau dihitung kepadatan arus lalu lintas terjadi pada tempat-tempat belanja. Tapi tertentu saja, bukan semua spot jalanan berpadat. Misalnya tempat yang padat adalah MOG, Matos, Ramayana, Tren, karena itu favorit belanja masyarakat," katanya.
Tak hanya itu, pada H+3 Lebaran pun kembali terlihat kepadatan arus balik dengan pergerakan kembali ke luar kota. Akibatnya, terjadi peningkatan volume kendaraan pada tempat perbelanjaan dan oleh-oleh.
"Itu diperkirakan akan padat sampai Minggu ini. Perkiraan itu, orang akan kembali ke asalnya pasti mendarat mau membawa oleh-oleh," jelasnya.
Kendati terjadi peningkatan volume kendaraan, namun kondisi tersebut tidak membuat arus lalu lintas berhenti total. Jaya menyebut sempat terjadi kepadatan saat memasuki jalan Tol Madyopuro, membuat kendaraan berjajar sepanjang 1 kilometer.
"Sempat terjadi kepadatan pada saat entry jalan tol Madyopuro. Itu kita atur penarikan-penarikan bersama Polresta Malang Kota karena ekornya sampai menjelang ke traffic light di Danau Toba," tutupnya.(*)
