DLH Kota Malang Catat Sampah ke TPA Supit Urang Turun Jadi 500 Ton per Hari Selama Libur Lebaran

28 Maret 2026 15:08 28 Mar 2026 15:08

Thumbnail DLH Kota Malang Catat Sampah ke TPA Supit Urang Turun Jadi 500 Ton per Hari Selama Libur Lebaran

Ilustrasi kondisi pengolahan sampah yang ada di TPA Supit Urang, pada saat libur Lebaran jumlah sampah yang masuk sekitar 500 ton per hari. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat terjadinya penyusutan jumlah sampah yang masuk ke TPA Supit Urang selama libur Lebaran. Volume sampah tercatat menyusut menjadi sekitar 500 ton per hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran. Ia menjelaskan, pada hari biasa, jumlah sampah yang masuk ke TPA Supit Urang mencapai 550–600 ton sampah per hari. Namun pada momen libur Lebaran 2026, rata-rata sampah yang diangkut ke TPA Supit Urang mencapai sekitar 500 ton sampah.

"Tidak ada peningkatan timbulan sampah selama libur Lebaran kemarin, malah cenderung sedikit berkurang. Kemarin rata-rata sekitar 500-an ton sampah yang masuk ke TPA Supit Urang," jelasnya, Sabtu, 28 Maret 2026.

Foto Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran menjelaskan terjadinya penyusutan jumlah sampah yang masuk ke TPA Supit Urang selama libur Lebaran. (Foto: Lutfia/Ketik.com)Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menjelaskan bahwa terjadi penyusutan jumlah sampah yang masuk ke TPA Supit Urang selama libur Lebaran. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

Menurut Raymond, salah satu pengaruh berkurangnya volume sampah tersebut ialah banyaknya mahasiswa yang mudik Lebaran. Mengingat jumlah mahasiswa yang ada di Kota Malang hampir sebanding dengan jumlah penduduk asli.

"Memang kondisi di Kota Malang ini jumlah mahasiswanya hampir sama dengan jumlah penduduk asli. Bisa dibilang lebih dari 50 persen itu kemarin mudik sehingga cukup mengurangi timbulan sampah," lanjutnya.

Meskipun volume sampah menurun, Raymond menjelaskan bahwa di beberapa lokasi wisata terjadi peningkatan jumlah sampah, seperti di Kayutangan Heritage, termasuk lokasi yang digunakan untuk salat Idulfitri.

Kondisi tersebut telah diantisipasi oleh DLH Kota Malang dengan menambah jumlah personel petugas kebersihan hingga menyiagakan dump truck.

"Tetapi saat itu kami sudah menyiapkan petugas kebersihan di lapangan sehingga tidak sampai pukul 10.00 WIB sudah bersih semua. Contohnya di Masjid Jami' Kota Malang itu kami siapkan 30 personel dan 2 dump truck. Kemudian di Masjid Sabilillah ada tambahan 20 personel kebersihan," sebutnya.

Raymond juga menyinggung kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Meskipun jumlah pengunjung mengalami peningkatan, aktivitas pengangkutan sampah tetap berjalan normal.

"Pengunjungnya memang cukup banyak. Tetapi untuk jumlah sampahnya, karena memang sudah ada petugas di sana, yakni 15 orang yang dibagi dalam 3 shift sehingga pengambilan sampahnya normal saja. Jumlah timbulan sampah juga normal," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

DLH Kota Malang Volume Sampah Libur lebaran Lebaran 2026 TPA Supit Urang sampah Kota Malang Penyusutan