SWI Bersama Pemkab Boyolali Kick Off HKPS 2026 dengan Penanaman Sorgum dan Bunga Matahari

7 Februari 2026 09:01 7 Feb 2026 09:01

Thumbnail SWI Bersama Pemkab Boyolali Kick Off HKPS 2026 dengan Penanaman Sorgum dan Bunga Matahari

Jajaran DPP SWI dan Pemkab Boyolali, melakukan penanaman pohon Sorgum menyongsong HKPN dan Munas 2026.(Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dan Pemerintah Desa Banyuanyar menggelar penanaman benih sorgum dan bunga matahari secara simbolis di kawasan Kampung Susu (Kampus) Kopi, Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian Kick Off menuju Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) SWI 2026, yang puncaknya dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.

Melalui kegiatan ini, SWI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan dalam isu kebebasan pers, tetapi juga turut ambil bagian dalam isu strategis nasional, khususnya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup.

Ketua Panitia Peringatan HKPS dan Munas SWI 2026, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA, mengutarakan bahwa persoalan pangan tidak bisa dilepaskan dari dinamika geopolitik, baik dalam konteks global maupun nasional, hingga ke tingkat desa.

"Kita bisa bayangkan bila untuk dua bulan ke depan tidak ada tenaga macul lagi. Ini sangat miris dan jadi pertanda bahaya," paparnya.

Ia menegaskan, kondisi regenerasi petani di berbagai daerah saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Berdasarkan pengalamannya berkeliling Indonesia, persoalan yang dihadapi hampir seragam.

"Kalau ini tidak dibenahi mulai dari sekarang, tentunya ini akan menjadi bahaya untuk masa depan," sambung Prof. Nasir.

Menurutnya, aksi penanaman yang dilakukan bersama masyarakat Desa Banyuanyar bukan sekadar kegiatan seremonial.

"Karena kita mengonsep gawe ini adalah paralel, yang nanti menyambung di puncak acara tanggal 19 Mei. Bismillah, kita undang Bapak Presiden hadir ke sini," tandasnya.

Ia menambahkan, program ini berpotensi menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Desa Banyuanyar dan Kabupaten Boyolali, tetapi juga bagi Jawa Tengah.

"Kami memang menanam tidak banyak di sini, namun Banyuanyar ini kita jadikan entry point sebagai pintu masuk untuk program ketahanan pangan Boyolali, Jawa Tengah, dan Indonesia," ucapnya.

Sekretaris Jenderal sekaligus Pelaksana Tugas Ketua Umum SWI, Herry Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin, ST, beserta masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

"Tema yang diusung dalam Kick Off ini sangat luar biasa. Saya harap tema ini bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar menjawab tantangan global, yaitu krisis ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan hidup yang terus terdegradasi," ujarnya.

Herry menegaskan, insan pers memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak hanya sebagai penyampai informasi.

"Kita tidak hanya sekadar pemberi informasi, tetapi juga menyuarakan kepentingan petani, nelayan, dan pelaku lokal. Pers harus menjadi bagian dari sejarah, bukan sekadar berada di pinggiran sejarah," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Candra Irawan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif SWI yang mengusung tema Pers Mengabdi untuk Negeri, Mendukung Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan Hidup.

"Kampus Kopi ini menjadi salah satu desa unggulan Kabupaten Boyolali. Harapannya, kegiatan Kick Off di sini semakin memperkuat branding Desa Banyuanyar dan Kabupaten Boyolali," kata Candra.

Ia juga menyampaikan harapan agar rangkaian kegiatan HKPS dan Munas SWI 2026 yang digelar di Banyuanyar dapat menghadirkan Presiden Republik Indonesia.

"Kami masyarakat Boyolali sangat berharap SWI bisa menghadirkan Bapak Presiden. Mari kita berdoa bersama agar agenda ini berjalan lancar dan memberikan dampak besar bagi masyarakat," ungkapnya.

Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin, ST, menyatakan kesiapan pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan SWI hingga puncak acara.

"Insyaallah kami akan mendukung semampunya sesuai dengan kemampuan Desa Banyuanyar. Saya yakin setiap kegiatan yang dilaksanakan di sini selalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat," ujarnya.

Kick Off HKPS dan Munas SWI 2026 tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat SWI, Ketua SWI Boyolali Hendri Hendradi, Ketua SWI Karanganyar F. Husein, Ketua SWI Temanggung Ahmad Muklis, Ketua SWI Jepara Andre Once, serta perwakilan SWI Kabupaten Tangerang.

Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Boyolali, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Jawa Tengah, perwakilan Camat Ampel, Koramil dan Polsek Ampel, FKPPI, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Squad Nusantara, serta komunitas Dolan Bareng Banyuanyar. (*)

Tombol Google News

Tags:

SWI Pemkab Boyolali tanam pohon sorgum jelang HKPN dan Munas 2026