Pindah ke Ruang Baru, Pasien Antre Obat di RSUD Pacitan Akui Kini Tak Bikin Sumpek

10 April 2026 16:57 10 Apr 2026 16:57

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Pindah ke Ruang Baru, Pasien Antre Obat di RSUD Pacitan Akui Kini Tak Bikin Sumpek

Keluarga Pasien, Abdul Haris saat berada di ruang Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD dr. Darsono Pacitan menunggu antrean obat untuk keponakannya, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Antre pengambilan obat di Instalasi Farmasi RSUD dr. Darsono Pacitan yang dulu identik dengan suasana berdesakan kini semakin terurai.

Sejak menempati lokasi baru sejak awal Desember 2025 lalu, ruang pelayanan obat dirombak menjadi tambah luas dan tertata.

Waktu tunggu pasien pun kini lebih terpangkas.

Salah satu keluarga pasien yang sedang mengantre obat untuk keponakannya, Abdul Haris (45), asal Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, mengakui hal tersebut.

"Sekarang tempatnya lebih luas ya, jadi lebih cepat dan tidak bikin sumpek. Suasananya seperti dilayani di ruangan perbankan," ujar Abdul Haris saat ditemui Ketik.com di ruang tunggu, Jumat, 10 April 2026.

Ia mengakui layanan jauh lebih nyaman, alur pelayanannya juga kini lebih jelas sehingga memudahkan masyarakat.

"Petugasnya juga ramah, jadi kita tidak bingung harus ke mana," tambahnya.

Foto Suasana pelayanan pengambilan obat di Instalasi Farmasi RSUD dr. Darsono Pacitan yang kini lebih luas dan nyaman, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Suasana pelayanan pengambilan obat di Instalasi Farmasi RSUD dr. Darsono Pacitan yang kini lebih luas dan nyaman, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

Hal senada disampaikan Sri Hariyati (73), warga Kelurahan Ploso, Pacitan.

Nenek Sri yang rutin mengambil obat penyakit jantung setiap bulan merasakan kondisi ruang tunggu saat ini lebih nyaman dari sebelumnya.

"Lebih nyaman sekarang tidak bikin sumpek, apalagi untuk saya yang sudah tua, jadi tidak terlalu capek menunggu," kata Sri Hariyati.

Ia berharap pelayanan yang sudah berjalan baik tersebut dapat terus dipertahankan.

"Semoga ke depan tetap seperti ini, jadi pasien tidak kesulitan lagi saat ambil obat," ujarnya.

Ruangan dan Sistem Baru untuk Tingkatkan Pelayanan

Foto Sri Hariyati (73) semringah sambil menunjukkan obat yang diambilnya di Instalasi Farmasi RSUD dr. Darsono Pacitan, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Sri Hariyati (73) semringah usai mendapatkan obat yang diambilnya di Instalasi Farmasi RSUD dr. Darsono Pacitan, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Penunjang (Yanmed) RSUD dr. Darsono Pacitan, Siti Maryam, ruang pelayanan yang baru ini dirancang lebih representatif guna meningkatkan kenyamanan. 

"Setiap hari, jumlah pasien di instalasi farmasi bisa lebih dari 500 orang. Dulu bisa sampai magrib, sekarang Alhamdulillah sekitar jam 3 sampai 4 sore sudah rampung," ungkapnya.

Konsep pelayanan juga mengadopsi sistem seperti di perbankan, dengan penambahan jumlah loket dari dua menjadi lima guna mengurai antrean.

Ia menjelaskan, ruang produksi juga sudah terintegrasi membuat alur kerja petugas lebih efisien tanpa harus bolak-balik mengantar resep atau obat.

Sementara dari sisi sistem, RSUD dr. Darsono Pacitan juga menerapkan Elektronik Resep (E-Resep) yang sudah terintegrasi dengan layanan poli.

"Sekarang sudah pakai E-Resep, jadi pasien tidak membawa nota resep. Dokter langsung menginput dari poli, masuk ke farmasi, dikaji, lalu ke ruang produksi dan siap diambil pasien," terangnya.

Dengan sistem tersebut, imbuhnya, pelayanan kini menjadi lebih cepat dan rapi. Tidak ada lagi penumpukan resep di meja petugas.

Ia menambahkan, sistem antrean juga dilengkapi skema prioritas bagi pasien tertentu. Selain itu, RSUD dr. Darsono Pacitan juga menghadirkan layanan Antar Obat (Antaro), yakni pengantaran obat hingga ke rumah pasien.(*)

Tombol Google News

Tags:

RSUD dr Darsono Pacitan Instalasi Farmasi Pelayanan kesehatan pacitan Layanan Obat Rumah Sakit