Perkokoh Struktur Sampai Akar Rumput, PPDI Kauman Sukses Gelar Muscam

17 Januari 2026 15:32 17 Jan 2026 15:32

Thumbnail Perkokoh Struktur Sampai Akar Rumput, PPDI Kauman Sukses Gelar Muscam

Momen Muscam PPDI Kecamatan Kauman saat Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung Abdul Fatah memberikan Sambutan . (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung secara resmi memulai langkah strategis penguatan organisasi di tingkat akar rumput. 

Hal ini ditandai dengan digelarnya Musyawarah Kecamatan (Muscam) Kauman yang berlangsung khidmat di Balai Nusantara Mukti Kantor Desa Sidorejo, pada Sabtu 17 Januari 2026.

Momentum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi perangkat desa di wilayah Kecamatan Kuman sebagai penyatu visi dan memperkuat solidaritas demi kesejahteraan bersama.

Acara diawali dengan penuh semangat melalui lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PPDI. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Tulungagung Komisi A Fraksi PDIP, jajaran pengurus PPDI Kabupaten, Camat Kauman, dan unsur TNI/Polri.

Ketua Panitia Muscam Totok Suroyo, menyampaikan Tujuan kegiatan Muscam untuk pemilihan PPDI Kecamatan Kauman periode 2026-2031, penguatan kesejahteraan, lerjuangan Kebijakan, peningkatan kualitas dan kuantitas, dan advokasi Organisasi 

"Kami berharap siapapun yang terpilih dalam masa bakti 2026-2031 ini dapat bekerja dengan dedikasi tinggi untuk kepentingan seluruh perangkat desa," ujarnya.

Senada dengan itu, Didik Suwondo selaku Ketua PPDI sebelumnya, menyebut Muscam ini sebagai catatan sejarah baru. Ia berpesan agar pengurus terpilih mampu membangun sinergi yang kuat dengan kepemimpinan di tingkat atas.

Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, dalam sambutannya menegaskan bahwa muscam adalah wadah untuk memperkuat legalitas sesuai AD/ART dan memperjuangkan hak-hak perangkat desa.

"Perjuangan kita belum berakhir. Siltap (Penghasilan Tetap) yang kita nikmati saat ini adalah buah perjuangan PPDI. Namun, masih ada tantangan besar di depan, seperti realisasi tunjangan hari tua, tunjangan keluarga, hingga tunjangan hari raya," tegas Fatah.

Fatah juga meminta adanya harmonisasi yang erat antara perangkat desa, kepala desa, dan pemerintah kecamatan. Secara simbolis, ia menginstruksikan penggunaan seragam PPDI setiap tanggal 17 sebagai identitas dan kebanggaan organisasi, serta penggunaan lencana PPDI dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan dan PKDI

Dukungan hangat datang dari Camat Kauman Imam Suwoyo. Ia berharap PPDI menjadi mitra strategis dalam mempercepat pembangunan desa.

"Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Wadah ini akan memperlancar komunikasi dalam mengawal kebijakan strategis daerah," ungkap camat 

Sementara itu, Ketua PKDI Kecamatan Kauman Andri Priambodo yang merupakan Kepala Desa Banaran, menitipkan pesan agar komunikasi antara Kepala Desa dan Perangkat Desa tetap terjaga harmonis demi pengabdian yang maksimal kepada masyarakat.

Hal yang sama juga dipaparkan oleh anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Komisi A dalam sambutannya Yudha Sawung Permadhi, selaku wakil rakyat Yudha akan berusaha mewujudkan impian dari teman teman PPDI.

Agus Riyanto Terpilih

Melalui proses musyawarah yang demokratis, Agus Riyanto resmi terpilih sebagai Ketua PPDI Kecamatan Kauman masa bakti 2026-2031. 

Dalam visi-misinya, Agus berkomitmen untuk segera menyusun program kerja yang fokus pada peningkatan kapasitas perangkat desa.

"Alhamdulillah, Muscam berjalan sukses. Fokus kami ke depan adalah membawa kesejahteraan bagi anggota dan memastikan PPDI Boyolangu tetap satu komando mendukung program Kabupaten," pungkas Agus menutup acara.

Musyawarah ini diharapkan menjadi pilot project bagi kecamatan lain di Tulungagung dalam melakukan penataan struktur organisasi perangkat desa yang lebih solid dan profesional.(*)

Tombol Google News

Tags:

#muscam #kecamatankauman #kabuoatentulungagung