KETIK, JEPARA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kamis 29 Januari 2026. Bencana yang terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026 tersebut mengakibatkan sebanyak 1.391 kepala keluarga (KK) terisolasi selama kurang lebih satu pekan.
Kegiatan penyaluran bantuan ini melibatkan seluruh Badan Otonom (Banom) NU Jepara, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas NU terhadap warga yang terdampak bencana alam.
Rombongan PCNU Jepara tiba di Desa Tempur sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung melaksanakan serah terima bantuan di posko bencana bersama Pemerintah Desa Tempur, Pengurus NU Ranting Tempur, serta Banom NU setempat.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Rois Syuriah NU Jepara, KH Hayatun Nufus Abdullah Hadziq, jajaran Pengurus PCNU Jepara, Lazisnu Jepara, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Garfa, CBP, LP Ma’arif Jepara, serta Pengurus MWC NU Kecamatan Keling.
Bantuan yang disalurkan berupa 1.391 paket sembako, masing-masing berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Seluruh paket tersebut direncanakan dibagikan langsung kepada 1.391 KK se-Desa Tempur. Selain itu, PCNU Jepara juga menyalurkan bantuan uang tunai untuk lembaga pendidikan di Desa Tempur serta bantuan sepatu boot bagi relawan desa.
Dalam sambutannya, KH Hayatun Nufus Abdullah Hadziq mengajak masyarakat Desa Tempur untuk terus menjaga lingkungan dan memperkuat ikhtiar spiritual pascabencana.
“Mari bersama-sama menjaga Desa Tempur, menjaga alamnya dan menjaga masyarakatnya. Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita semua diberi keselamatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Sementara itu, Petinggi Desa Tempur, Mariyono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan PCNU Jepara dan seluruh elemen sosial yang telah membantu.
“Kami sangat berterima kasih kepada PCNU Kabupaten Jepara dan seluruh elemen sosial, baik dari Jawa Tengah maupun dari berbagai daerah di Indonesia. Kurang lebih ada 132 lembaga, instansi, dan organisasi yang telah memberikan bantuan kepada Desa Tempur. Kegiatan hari ini menjadi bukti nyata sinergi antara umara’ dan ulama’ yang harus terus dipertahankan. Bantuan ini sangat meringankan beban warga kami,” ungkapnya.
Secara terpisah, Ketua NU Ranting Tempur, K. Noor Salam, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warga Desa Tempur.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Jepara dan sekitarnya atas bantuan yang dikelola oleh PCNU Kabupaten Jepara. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Desa Tempur. Kami juga memohon doa agar bencana serupa tidak terulang kembali, dan semoga para dermawan diberi kesehatan serta dilipatgandakan amalnya oleh Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut diakhiri dengan serah terima simbolis dan pendistribusian bantuan secara langsung kepada warga Desa Tempur. (*)
