Puluhan Guru Aceh Singkil Datangi Disdikbud, Pertanyakan Bantuan Bencana Kemendikdasmen

12 Januari 2026 20:47 12 Jan 2026 20:47

Thumbnail Puluhan Guru Aceh Singkil Datangi Disdikbud, Pertanyakan Bantuan Bencana Kemendikdasmen

Puluhan guru dan tenaga pendidik datangi Disdikbud Aceh Singkil, Senin, 12 Januari 2026 mempertanyakan bantuan khusus bencana banjir. (Foto:Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Puluhan guru di Kabupaten Aceh Singkil mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat untuk mempertanyakan penyaluran bantuan khusus bencana banjir dan longsor Sumatra dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Senin, 12 Januari 2026.

Salah seorang guru asal Desa Rantau Gedang, Latif, mengatakan para guru sebelumnya telah diminta mengisi sejumlah tautan pendataan sebagai syarat penerima bantuan.

"Kami sebelumnya memang ada mengisi 3 link, satu dari Kemendikdasmen, dari PGRI Aceh, dan dinas pendidikan setempat. Informasi dari teman-teman guru dana sudah cair ke rekening sebanyak Rp2 juta, dipotong PPh Rp100 ribu," kata Latif.

Namun, Latif mengaku heran lantaran bantuan justru diterima oleh guru-guru di sekolah yang tidak terdampak banjir. Sementara sekolah yang terdampak langsung justru belum menerima bantuan tersebut.

"Yang kami herankan, pencairan dana disalurkan kepada guru-guru di sekolah yang jelas-jelas tidak mengalami banjir di Kecamatan Gunung Meriah. Sementara kami yang sekolahnya terkena langsung banjir tidak mendapat," ujarnya.

Latif menyebutkan, berdasarkan data yang mereka terima, terdapat sekitar 330 guru dan tenaga pendidik yang telah menerima bantuan bencana dari Kemendikdasmen pada tahap awal di Aceh Singkil.

"Dari data yang kami terima, ada sebanyak 330 guru dan tenaga pendidik yang sudah mendapatkan bantuan tahap awal. Lalu bagaimana dengan kami, apakah ada tahapan selanjutnya," ucapnya.

Sementara itu, Karya, salah seorang perwakilan guru yang sempat berkonsultasi dengan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Disdikbud Aceh Singkil, Herri Syahputra, SH, mengatakan pihak dinas meminta para guru bersabar karena bantuan masih dalam proses lanjutan.

"Kami sudah mendengar langsung konfirmasi melalui sambungan telepon ke pihak Kemendikdasmen. Data akan segera ditarik kembali dari sekolah untuk diverifikasi, dan akhir Januari 2026 akan disalurkan ke rekening guru," sebut Karya.

Terpisah, Herri Syahputra menyampaikan bahwa Disdikbud Aceh Singkil tidak pernah mengusulkan data guru penerima bantuan khusus bencana banjir kepada Kemendikdasmen.

"Kami tidak pernah mengusulkan data guru penerima bantuan tersebut. Yang kami sampaikan hanya data dampak atau kerusakan sarana dan prasarana sekolah di Aceh Singkil, itu pun kami sampaikan kepada bupati untuk diajukan bantuan perbaikan ke kementerian," katanya.

Herri menambahkan, pihaknya telah menerima perwakilan guru untuk memberikan penjelasan terkait bantuan yang telah disalurkan pada tahap pertama.

"Tadi kami menerima perwakilan guru terkait bantuan khusus guru dan tenaga pendidik yang tahap pertama sudah tersalur kepada 300 lebih guru. Konfirmasi kami ke Kemendikdasmen, akhir Januari ini data sekolah akan diverifikasi kembali dan bantuan tahap kedua akan disalurkan," ungkapnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Puluhan guru dan tendik datangi disdikbud bantuan khusus bencana alam 2026 Aceh Singkil guru Bantuan Bencana Kemendikdasmen Disdikbud Pendidikan