KETIK, PROBOLINGGO – Meski curah hujan tinggi di Kabupaten Probolinggo, bahkan sempat terjadi banjir di delapan kecamatan, namun destinasi wisata Arung Jeram tetap diminati.
Salah satu destinasi yang kebanjiran pengunjung di musim hujan kali ini adalah Pekalen, Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris.
Selasa, 20 Januari 2026, terlihat dua rombongan bus sudah tiba di lokasi untuk menikmati derasnya arus Sungai Pekalen, sekitar pukul 14.00 WIB.
Bahkan, sebelum kedatangan dua rombongan bus tersebut, sudah ada sekitar empat kelompok perahu dari wisatawan lokal, yang bersiap mengarungi tiap jeram di Sungai Pekalen.
Aris, salah satu kru operator Pekalen Rafting kepada Ketik.com menjelaskan, justru keseruan menikmati adventure arung jeram saat musim penghujan.
"Saat musim hujan, debit air stabil dan arus cukup deras, sehingga makin seru," katanya.
Terkait antisipasi banjir kiriman dari hulu, Aris menerangkan, sebelum pemberangkatan peserta arung jeram, krunya telah melakukan monitoring debit air dari hulu sungai dan mempertimbangkan cuaca.
"Kami memasang banyak CCTV di lokasi sungai. Jika cuaca tidak memungkinkan dan debit air kemungkinan tinggi, maka kami tidak memaksakan adventure. Aspek keselamatan tetap kami nomorsatukan," jelasnya.
Bahkan, menurut Aris pada tiap perahu yang dinaiki pengunjung, manajemen menyertakan dua kru safety guard. "Aman dan seru, pastinya," tukasnya.(*)
