Banjir Kembali Rendam Kota Kraksaan Probolinggo Setelah 31 Tahun

22 Februari 2026 14:23 22 Feb 2026 14:23

Thumbnail Banjir Kembali Rendam Kota Kraksaan Probolinggo Setelah 31 Tahun

Banjir memasuki rumah warga di Kota Kraksaan dan hampir merata terjadi di titik yang mengitari pusat Pemerintahan Kabupaten Probolinggo, Minggu, 22 Februari 2026 (Foto: Atiq Alirahbini/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Kraksaan, menyebabkan genangan air yang membanjiri lima kelurahan dan beberapa desa, yang mengitari pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo, Minggu dini hari, 22 Februari 2026.

Pantauan ketik.com, genangan air memasuki kawasan permukiman di Desa Bulu, Desa Rangkang, Desa Sidopekso, Kelurahan Semampir, Kelurahan Sidomukti, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kelurahan Patokan dan Kelurahan Kandangjati kulon.

"Pernah ada kejadian serupa tahun 1995, air masuk rumah warga. Setelah itu tidak ada lagi.  Sekarang terjadi lagi," ujar Nashriyati warga Blok Sarangan, Kelurahan Sidomukti kepada Ketik.com.

Genangan air yang memasuki rumah warga hingga mencapai ketinggian 30 cm sampai 40 cm. Sedangkan di jalan utama di antaranya Jl Imam Bonjol dan Jl Wr Supratman Kraksaan, genangan air meluap hingga setinggi hampir 80 cm.

"Ini sistem drainasenya yang tidak baik. Resapan air berkurang dan sungai sebagai saluran utama jaringan drainase, sudah banyak dangkal dan tidak ada normalisasi oleh dinas terkait. Kalau seperti ini, kan masyarakat dikorbankan," ujar salah satu warga, Ny Ainun warga Desa Bulu, kepada Ketik.com. 

Sementara itu, sarana transportasi yang menghubungkan Kraksaan ke Kecamatan Wangkal di Jalan Raya Kabupaten perbatasan Desa Karangren-Desa Rawan sempat terputus, karena luapan air mencapai 90 cm. 

"Ini sudah kesekian kalinya terjadi. Akses jalan utama tak bisa dilewati. Tapi, kok sepertinya tidak ada antisipasi dari dinas terkait untuk melakukan normalisasi saluran sungai," ujar Agus, warga desa Rawan kepada Ketik.com

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif  ketika dikonfirmasi Ketik.com, terkait pemetaan titik banjir di Kabupaten Probolinggo, tidak memberikan pernyataan apapun.(*)

Tombol Google News

Tags:

banjir Kraksaan probolinggo bpbd