Momen HUT Ke-112 Kota Malang: Banjir Masih Terjadi, Hanya Surut Lebih Cepat

1 April 2026 13:20 1 Apr 2026 13:20

Thumbnail Momen HUT Ke-112 Kota Malang: Banjir Masih Terjadi, Hanya Surut Lebih Cepat

Ilustrasi banjir yang pernah terjadi di Kota Malang. (Foto: Dok. BPBD Kota Malang)

KETIK, MALANG – Momen HUT ke-112 Kota Malang masih dihantui dengan persoalan banjir. Namun, meski masih terjadi, durasi surutnya air kini lebih cepat.

Kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto. Ia menyebut, banjir terakhir terjadi pada 30 Maret 2026 di 16 titik. Menurutnya, banjir dipicu hujan berintensitas tinggi, terutama di kawasan Ciliwung.

"Itu karena intensitas tinggi, kemudian yang di Letjen S Parman, Letjen Sutoyo termasuk Kali Kajar tidak bisa menampung kiriman air dari Sengkaling kanan," ujarnya, Rabu, 1 April 2026.

Saat ini penanganan banjir di Kota Malang telah disesuaikan dengan Masterplan Drainase. Menurut Dandung, penerapan Masterplan Drainase cukup efektif mengatasi banjir. 

"Memang masih terjadi beberapa titik pada banjir, hanya saja durasi surut air juga sudah berkurang. Jadi tingkat ketinggian air sekarang sudah berkurang. Durasi surut air itu sekarang paling antara 20 sampai 30 menit pasti sudah surut setelah hujan reda. Sebelumnya 2-3 jam," katanya. 

Selain melalui Masterplan Drainase, penanganan banjir juga dilakukan dengan normalisasi saluran, salah satunya Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS). Dilakukan pemantauan di setiap titik agar aliran air dapat berjalan lancar. 

"Jadi setiap titik yang kita pantau perlu dilakukan normalisasi, kita lakukan normalisasi bersama Satgas Kota Malang berkolaborasi dengan dinas lain termasuk dengan teman-teman kecamatan dan kelurahan. Jadi satu titik tidak hanya sekali. Bisa jadi 6 sampai 8 kali dalam setahun," ungkapnya. 

Ia juga mengharapkan keikutsertaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih saat ini Pemkot Malang sedang menyiapkan bantuan dari Bank Dunia untuk pembangunan drainase. 

"Kemarin sudah dilelang, persiapan karena semuanya yang melaksanakan dari pusat. InsyaAllah bisa direalisasikan setelah lebaran ini," katanya. 

Pemerintah Pusat juga telah mengirimkan tim pendamping ke Kota Malang dalam mempersiapkan pengerjaan proyek tersebut. 

"Pemerintah Kota Malang di sini hanya berketempatan ya. Jadi desainnya kita kolaborasikan, kemudian pelaksanaannya dan anggarannya dari Pemerintah Pusat semua," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

HUT Ke-112 Kota Malang HUT Kota Malang Kota Malang banjir Penanganan banjir Banjir Kota Malang