KETIK, SITUBONDO – Di ujung bulan Ramadan, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo membagikan paket beras kepada 300 orang yang terdiri dari pengemudi ojek online, tukang becak dan pelaku seni, Kamis, 19 Maret 2026.
Penyaluran bantuan berupa beras 5 kilogram per orang itu, berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo kepada masyarakatnya.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, usai menyalurkan bantuan beras tersebut mengatakan bahwa bantuan itu difokuskan kepada kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi marginal.
“Bantuan yang kita berikan masih terbatas. Sebab, pemerintah daerah sebelumnya berencana menambah bantuan berupa uang transportasi, namun hal itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran,” kata Bupati Situbondo yang akrab dipanggil Mas Rio.
Mas Rio mengatakan, pembagian beras sekitar 5 kilogram per orang sebenarnya masih kurang, namun hal itu menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran pemkab.
“Sebenarnya pemkab ingin memberikan transport kepada 300 orang tersebut," ujarnya.
Menurut Mas Rio, kondisi tersebut tidak lepas dari pemangkasan anggaran daerah dari pemerintah pusat kurang lebih Rp200 miliar. Sehingga hal ini berdampak pada sejumlah program, termasuk program bantuan sosial.
"Semoga saja ke depan tidak ada lagi pemangkasan anggaran, sehingga kita bisa meningkatkan program bantuan sosial tersebut," tuturnya.
Meski ada pemangkasan anggaran itu, kata Mas Rio, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan program pembangunan di tengah keterbatasan anggaran yang dilakukan secara efisiensi.
"Dengan kondisi dipotong hampir Rp200 miliar, kita masih tetap melaksanakan pembangunan dengan dengan cara melakukan penghematan-penghematan," katanya.
Bupati Rio menambahkan, untuk program bantuan sosial, kebutuhan anggaran dinilai tidak terlalu besar sehingga masih memungkinkan untuk terus dijalankan dan bisa bertambah. (*)
