Info Penting Penumpang KAI! Pindah Titik Naik ke Stasiun Malang Kota Lama Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU

4 Februari 2026 14:03 4 Feb 2026 14:03

Thumbnail Info Penting Penumpang KAI! Pindah Titik Naik ke Stasiun Malang Kota Lama Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU

KAI mengimbau penumpang keberangkatan pindah ke Stasiun Malang Kota Lama mengantisipasi kepadatan acara Mujahadah Kubro 1 abad NU pada 7-8 Februari 2026. (Foto : Humas KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, MALANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau kepada penumpang kereta api (KA) untuk memperhatikan jadwal keberangkatan serta merencanakan perjalanan dengan baik menuju Stasiun Malang pada 7-8 Februari 2026.

Imbauan ini disosialisasikan, seiring dengan akan dilaksanakannya Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Diketahui, kegiatan keagamaan tersebut akan diikuti oleh 100 ribu jemaah dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Dengan kondisi tersebut, berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta adanya penerapan rekayasa dan penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan pusat kota termasuk akses jalur menuju Stasiun Malang. 

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan imbauan ini merupakan langkah antisipasi untuk memastikan penumpang dapat melakukan perjalanan kereta dengan nyaman dan tepat waktu.

"Kami mengimbau kepada penumpang kereta, khususnya yang akan berangkat di tanggal 7 dan 8 Februari 2026 untuk datang lebih awal ke Stasiun Malang. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak tertinggal kereta, akibat kepadatan lalu lintas karena adanya pelaksanaan Harlah Satu Abad NU," jelasnya, Rabu, 4 Januari 2026.

Diketahui, sejumlah ruas jalan akan ditutup selama kegiatan Harlah 1 Abad NU. Rincianny, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Besar Ijen, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Semeru, Jalan Welirang, Jalan Lawu, Jalan Merapi, Jalan Buring, Jalan Guntur, Jalan Sumbing serta kawasan Taman Slamet.

Dengan adanya penutupan tersebut, diperkirakan akan berdampak kelancaran arus kendaraan dari berbagai arah menuju Stasiun Malang.

Sebagai alternatif, pihaknya menyarankan agar penumpang dapat mengalihkan keberangkatannya lewat Stasiun Malang Kota Lama. Beberapa perjalanan kereta yang melayani keberangkatan dari stasiun tersebut antara lain KA Malabar, KA Matarmaja, KA Kertanegara, KA Brawijaya, KA Majapahit, dan KA Malioboro Ekspres.

"Kami tegaskan, bahwa operasional perjalanan kereta di wilayah Kota Malang tetap berjalan normal dan sesuai jadwal. Seperti diketahui saat akhir pekan, Stasiun Malang melayani rata-rata 2.700 hingga 3.000 penumpang. Sehingga, ketepatan waktu menjadi faktor penting agar perjalanan dapat berjalan lancar," bebernya.

Sebagai bentuk kesiapan, KAI Daop 8 Surabaya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran pelayanan penumpang. Termasuk, juga mengingatkan agar penumpang dapat melihat informasi perjalanan kereta secara real time lewat aplikasi Access by KAI maupun media sosial resmi KAI.

"Lewat langkah proaktif ini, kami berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang andal. Kami mengajak pelanggan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan mengutamakan keselamatan untuk perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

harlah 1 Abad NU Stasiun Malang KAI Mujahadah Kubro Satu Abad NU 1 Abad NU stasiun malang kota lama