KETIK, SURABAYA – Muhammad Nabil beserta 69 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim) dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa 10 Februari 2026.
Usai dilantik, M Nabil menegaskan pentingnya sinergi antara KONI Jatim dan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. Hal ini penting untuk menjaga serta meningkatkan prestasi olahraga daerah di tingkat nasional maupun internasional.
"KONI Jatim dan Pemprov ini harus selalu bekerja sama. Teman-teman yang baru dilantik membawa nama baik Jawa Timur melalui olahraga dan itu kami upayakan terus-menerus dengan prestasi," katanya.
M Nabil dan pengurus KONI Jatim periode 2026-2030 baru saja dilantik di Gedung Negara Grahadi, Selasa 10 Februari 2026. (Foto: Fitra/Ketik.com)
Ia melanjutkan, tantangan ke depan cukup besar, terutama menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional yang sudah ada di depan mata. Agenda terdekat, Jatim akan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri pada Juni 2025 di Sulawesi Utara dan PON Pantai yang berlangsung di Jakarta.
"Mudah-mudahan PON Bela Diri, Pantau bisa berjalan seperti di PON Bela Diri sebelumnya di Kudus. Serta nanti tahun 2028 mendatang ada PON NTB dan NTT," lanjutnya.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman yang hadir langsung, memberikan selamat kepada pengurus KONI Jatim periode 2026-2030.
"Alhamdulillah saya baru saja melantik dan mengukuhkan Ketua Umum KONI dan jajaran pengurus Jawa Timur. Kami ketahui, bahwa SEA Games yang lalu kontribusi atlet-atlet Jawa Timur untuk tim nasional berbagai cabor luar biasa," ungkapnya.
Keberhasilan KONI Jatim ini, merupakan hasil dari pembinaan yang sudah dilakukan di daerah. Maka dari itu ia berharap torehan positif ini bisa tetap dipertahankan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap pengurus KONI Jatim bisa memberikan kontribusi maksimal dalam bidang olahraga.
"Targetnya lebih baik dari waktu sebelumnya," singkat Khofifah Indar Parawansa. (*)
