Haul Agung ke-549 Sunan Ampel! Bersyukur Lima dari Sembilan Wali Ada di Jatim, Gubernur Khofifah Ingatkan Ajaran "Moh Limo"

7 Februari 2026 10:08 7 Feb 2026 10:08

Thumbnail Haul Agung ke-549 Sunan Ampel! Bersyukur Lima dari Sembilan Wali Ada di Jatim, Gubernur Khofifah Ingatkan Ajaran "Moh Limo"

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berziarah dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya, Jumat malam, 6 Februari 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya, Jumat malam, 6 Februari 2026.

Khofifah yang hadir didampingi cucunya Aisyah Nabila atau Aila tampak khusyuk memanjatkan doa, dzikir dan tahlil di depan pusara Sunan Ampel bersama ribuan jamaah dan peziarah lainnya.

Dalam sambutannya, ia mengajak jamaah meneladani kesantunan, akhlakul karimah dan tata krama yang menjadi ciri khas ajaran Sunan Ampel.

"Bersyukurlah kita bahwa Allah menurunkan lima dari sembilan Wali Songo di Jawa Timur. Para Waliyullah inilah yang menuntun kita untuk membaca Sholawat, berdzikir dan secara khusus Sunan Ampel mengajarkan kita tentang kesantunan, akhlakul Karimah dan tata krama yang patut menjadi patokan kita," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Sunan Ampel atau Raden Rahmat Sayyid Ali Rahmatullah merupakan salah satu Wali Sembilan yang lebih dikenal Wali Songo yang memiliki peran sangat besar dalam sejarah Islam di tanah Jawa, khususnya di Jatim.

Nilai utama yang diajarkan Sunan Ampel adalah Islam yang berakhlak, damai dan menyejukkan. Prinsip falsafah ajaran moral  Moh Limo Sunan Ampel yakni menjauhi lima perkara tercela, menjadi fondasi moral masyarakat.

Lima perkara tersebut yakni “moh main” (tidak mau berjudi), “moh ngombe” (tidak mau minum minuman keras /mabuk), “moh maling” (tidak mau mencuri), “moh madat” (tidak mau mengonsumsi narkoba) dan “moh madon” (tidak mau berzina).

Hal ini, kata dia, sekaligus menegaskan bahwa dakwah Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban.

Sementara itu, peringatan Haul Agung ini juga menjadi momentum muhasabah bersama dalam meneladani akhlak para wali dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin, aparatur negara, maupun sebagai masyarakat.

"Mudah-mudahan semua yang hadir disini akan diberi keberkahan rezeki, hati, ilmu, keluarga dan anak-anak kita. Barokah untuk Jawa Timur, barokah Indonesia," tutur dia.

Turut hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indri Yani, Ibu Nyai Hj. Khomsatun, Ibu Syarifah Suud Ba'agil, Ibu Nyai Hj. Ainur Rohmah serta para keluarga Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel serta ratusan peziarah dari seluruh daerah di Jatim. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah sunan Ampel haul Ziarah Wali Songo moh limo