Lantik 1.000 Pengurus PAC HKTI Kabupaten Malang, Arum Sabil: Ini Benih Peradaban Kedaulatan Pangan

14 Januari 2026 11:16 14 Jan 2026 11:16

Thumbnail Lantik 1.000 Pengurus PAC HKTI Kabupaten Malang, Arum Sabil: Ini Benih Peradaban Kedaulatan Pangan

Ketua DPD HKTI Jatim HM Arum Sabil melantik 1.000 pengurus PAC HKTI Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu, 14 Januari 2026. (Foto: Aziz Mahrizal/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur, HM. Arum Sabil, secara resmi melantik 1.000 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten Malang.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang pada Rabu, 14 Januari 2026.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Abah Arum ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Malang, Sanusi, atas dukungan penuh terhadap sektor pertanian. Menurutnya, izin penggunaan Pendopo Kabupaten Malang merupakan simbol penghormatan negara terhadap kaum tani.

"Tempat ini sebenarnya keramat, tidak semua orang atau organisasi masyarakat diberi kesempatan melakukan kegiatan seperti hari ini. Ini adalah wujud konkret dukungan Bupati Sanusi kepada para pejuang pangan di Kabupaten Malang," ujar Arum Sabil di hadapan ribuan kader.

Abah Arum menegaskan bahwa pelantikan 33 PAC ini bukan sekadar seremoni organisasi. Ia mengibaratkan momentum ini sebagai langkah awal membangun fondasi bangsa yang lebih kuat.

"Hari ini kita tidak sekadar melantik pengurus, tapi sedang menanam benih peradaban. Benih yang akarnya adalah petani, dan buahnya adalah kedaulatan pangan," tegasnya.

Kehadiran lebih dari 1.000 pengurus dari tingkat desa dan kecamatan tersebut, lanjut Arum, membuktikan bahwa pertanian di Kabupaten Malang bukan sekadar gerakan kecil, melainkan kekuatan kolektif yang berdenyut nyata dari akar rumput.

Lebih lanjut, tokoh pengusaha tebu nasional ini memaparkan visi HKTI sebagai jembatan antara tradisi dan inovasi. Ia menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah untuk meningkatkan daya saing petani di tengah tantangan global.

"Petani yang terorganisir dengan baik akan lebih adaptif terhadap perubahan iklim, lebih efisien dalam produksi, dan lebih berdaulat dalam menentukan harga. HKTI hadir sebagai ekosistem yang menghubungkan tradisi dengan teknologi, serta kearifan lokal dengan inovasi modern," jelasnya. 

Menutup arahannya, Arum Sabil menitipkan pesan mendalam kepada para pengurus PAC yang baru dilantik agar menjadi motor penggerak di 33 kecamatan. Ia berharap militansi petani Kabupaten Malang yang sudah dikenal kuat dapat menopang ketahanan pangan Jawa Timur.

"Jadilah pemimpin petani yang membumi dalam langkah, namun menjulang dalam visi. Bekerjalah dengan data, ilmu, dan hati. Karena pertanian bukan sekadar menanam, tapi menjaga kehidupan dan masa depan bangsa," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ketua DPD HKTI Jatim HKTI Jawa Timur HKTI Jatim Arum Sabil Bupati Malang Sanusi HKTI Kabupaten Malang petani