Kunjungi Pawai Ogoh-Ogoh, Ketua DPRD Kota Malang Ajak Warga Jaga Toleransi di Momena Nyepi dan Lebaran 2026

18 Maret 2026 16:15 18 Mar 2026 16:15

Thumbnail Kunjungi Pawai Ogoh-Ogoh, Ketua DPRD Kota Malang Ajak Warga Jaga Toleransi di Momena Nyepi dan Lebaran 2026

Ketua DPRD Kota Malang, Wali Kota dan Ketua PHDI Kota Malang saat memberangkatkan pawai ogoh-ogoh di Lapangan Rampal dalam rangkaian Hari Raya Nyepi. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengunjungi pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi di Lapangan Rampal. Momen tersebut dijadikan sebagai ajakan kepada seluruh warga untuk menjaga toleransi.

Terlebih perayaan Nyepi kali ini berlangsung sangat istimewa sebab bersamaan dengan umat Muslim yang menjalagi ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idulfitri 2026. Menurut Amithya, selama ini masyarakat Kota Malang sangat memegang teguh toleransi.

"Masyarakat kita sangat toleran dan sangat menghargai keberagaman," ujar Mia, Rabu 18 Maret 2026.

Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Etalase Keberagaman Masyarakat

Pawai ogoh-ogoh yang digelar sebagai rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun baru Saka 1948 ini tak hanya disambut antusias oleh umat Hindu yang ada di Kota Malang. Bahkan Umat Hindu se-Malang Raya turut meramaikan pawai ogoh-ogoh di Kota Malang.

Tak hanya itu, banyak masyarakat umum yang turut serta menyaksikan pertunjukan ogoh-ogoh. Sebelum berangkat, Amithya bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turut melepas pemberangkatan ogoh-ogoh untuk di arah di sekitar Lapangan Rampal menuju kawasan Pasar Bunul dan kembali ke titik awal.

Masyarakat tak hanya tumpah ruah di titik pemberangkatan, namun juga terlihat menanti di sepanjang jalan raya di samping Lapangan Rampal. Menurut Mia, antusiasme masyarakat menjadi bukti penghargaan terhadap keragaman agama dan budaya di Kota Malang.

"Saya melihat ini adalah sebuah etalase keberagaman yang ternyata masyarakat kita sangat toleran dan sangat menghargai keberagaman dan mau mengenal budaya," jelas politisi PDI Perjuangan Kota Malang itu.

Melalui pawai ogoh-ogoh ini, Mia juga berharap masyarakat dapat lebih mengenal keberagaman budaya di Indonesia. Bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dan terdiri dari berbagai suku bangsa, ras, agama, dan budaya. 

Foto Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat menghadiri pawai ogoh-ogoh, menjadi momen istimewa di Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat menghadiri pawai ogoh-ogoh, menjadi momen istimewa di Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

Menurutnya semakin masyarakat kenal dan tahu keragaman budaya, maka mereka akan semakin mengerti bahwa perbedaan justru dapat menyatukan. Terlebih di momen Hari Raya Nyepi dan Lebaran nanti segala bentuk kebaikan harus dipupuk agar tumbuh subur.

"Harapan saya kita semakin memegang teguh bahwa Indonesia itu memang banyak variasinya, banyak suku, banyak bangsa, banyak budaya. Sehingga saya berharap ini menjadi satu kekuatan bahwa kita melihatnya adalah ini sebuah kekayaan keragaman yang memang butuh banyak sekali toleransi," tegas Mia.

DPRD Kota Malang Dukung dan Fasilitasi Kegiatan Agama dan Budaya

Mia menjelaskan DPRD Kota Malang selalu mendukung dan memfasilitasi seluruh kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang diselenggarakan masyarakat. Bahkan pintu Gedung DPRD Kota Malang selalu terbuka lebar bagi kegiatan masyarakat.

Tak hanya itu, dalam hal kebudayaan pun kini DPRD Kota Malang masih mengawal disahkannya Ranperda Pemajuan Kebudayaan. Upaya-upaya tersebut menjadi komitmen yang ditunjukkan oleh DPRD Kota Malang.

"​Kita banyak memfasilitasi juga ya kegiatan-kegiatan di Gedung Dewan. Ini yang kita ngomong di DPRD sendiri ya. Di Gedung Dewan sendiri kita juga banyak memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang berbasis keagamaan," kata Mia.

Mia juga menjelaskan alokasi anggaran untuk umat beragam juga telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masyarakat.

"Ditambah lagi di beberapa postur-postur anggaran juga kita persiapkan sesuai dengan kebutuhan teman-teman sekalian," katanya.

 

Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026 Jadi Momen Kebangkitan dari Masa Sulit

Mia turut memberikan pesan, baik kepada umat Hindu maupun Muslim di Kota Malang. Momen Hari Raya Nyepi dan juga Ramadan dan Idulfitri 2026 ini harus dijadikan sebagai titik temu untuk kebangkitan masyarakat di tengah masa-masa sulit ini.

"Saya kira saat ini kita sedang menghadapi masa yang sulit bersama-sama gitu ya. Ada bencana, ada mungkin kesehatan yang kurang baik, kondisi perekonomian yang kurang baik," jelas Mia.

Mia menyadari banyak umat Hindu di Kota Malang merupakan perantau. Pasti tak mudah bagi umat Hindu dalam menjalani ibadah Nyepi bukan di tanah kelahirannya.  Kendati demikian Kota Malang telah berupaya menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh umat beragama menjalankan ibadah. 

"Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan keagamaan ini lancar semua gitu ya. Sebenarnya pada mudik semua ya kalau misalnya kaya Nyepi kan inginnya mereka juga pasti di tanah kelahiran," sebutnya.

Mia juga berpesan agar masyarakat yang menjalankan mudik ke kampung halaman dapat berhati-hati selama perjalanan. Terlebih menjelang Idulfitri 2026, umat Muslim harus kembali merenung dan bersiap menjalani tahun berikutnya dengan lebih baik.

"Dengan adanya Idul Fitri ini kita sama-sama merunduk, melihat kembali, mengevaluasi kembali apa yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan hal-hal yang mungkin kita perlu persiapkan di tahun-tahun berikutnya," kata Mia.

Ia berharap perjalanan mudik masyarakat dapat lancar hingga sampai pada tempat tujuan. Ia mengatakan telah memantau beberapa wilayah penyeberangan yang mulai dipenuhi oleh lalu lalang kendaraan. 

Untuk itu masyarakat diimbau telah memastikan kelengkapan persediaan mudik. Poski-posko yang telah disediakan di berbagai daerah juga dapat dimanfaatkan agar menambah menyamanan perjalanan mudik.

"Mudah-mudahan dengan segala permasalahan yang ada kita bisa menghadapinya dengan gotong royong, kemudian sama-sama mencari solusi untuk permasalahan-permasalahan dan tetap semangat untuk menghadapi hari-hari mendatang," tutup Mia.

Tombol Google News

Tags:

DPRD Kota Malang Kota Malang Ketua DPRD Kota Malang Hari Raya Nyepi Lebaran 2026 Hari Raya Idulfitri Toleransi Pawai Ogoh-Ogoh