Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri, Mbak Wali Dorong Pelestarian Budaya Lokal

1 Februari 2026 16:36 1 Feb 2026 16:36

Thumbnail Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri, Mbak Wali Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Mbak Wali saat mengukuhkan jajaran pengurus dewan kesenian jaranan Kota Kediri (Foto: Humas Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengukuhkan Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Masa Bhakti 2025–2028. Prosesi pengukuhan berlangsung di Jalan Dhoho bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu 1 Februari 2026.

Kegiatan ini disaksikan masyarakat yang memadati kawasan CFD sebagai wujud dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap pelestarian seni dan budaya tradisional, khususnya kesenian jaranan.

Dalam kesempatan tersebut, Sugito resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum dan seluruh pengurus yang telah dikukuhkan.

"Selamat kepada Bapak Sugito atas amanah barunya. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa kemajuan bagi kesenian jaranan di Kota Kediri," ujar Wali Kota.

Mbak Wali menegaskan bahwa kesenian jaranan bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah dan identitas daerah, khususnya Kota Kediri. Selain itu, kesenian jaranan juga mencerminkan nilai kebersamaan yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Dengan dikukuhkannya pengurus baru Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri, Wali Kota termuda ini berharap organisasi ini dapat menjadi wadah pembinaan, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas kesenian jaranan.

Menurutnya, inovasi dalam seni pertunjukan sangat penting agar kesenian jaranan dapat terus berkembang dan diminati oleh masyarakat lintas generasi.

"Cerita dalam kesenian jaranan perlu dikemas secara menarik dan mengikuti perkembangan zaman, sehingga generasi muda, mulai dari anak TK, SD, hingga SMP, dapat memahami nilai dan pesan yang terkandung di dalamnya," imbuhnya.

Wali Kota Kediri juga mendorong adanya kolaborasi dalam penyampaian cerita, termasuk penggunaan bahasa yang mudah dipahami, agar anak-anak tertarik mempelajari dan mencintai kesenian jaranan sejak dini. Pasalnya, kesenian jaranan mengandung nilai-nilai sejarah dan moral yang penting untuk dikenalkan kepada generasi penerus.

Terakhir, Mbak Wali juga berpesan agar para pengurus tetap menjaga etika serta nilai-nilai luhur dalam pelestarian kesenian jaranan. Ia juga mendorong inovasi berkelanjutan agar kesenian jaranan dapat dikenal lebih luas, termasuk oleh wisatawan mancanegara melalui pengemasan yang kreatif dan komunikatif.

"Amanah ini memang tidak ringan, namun saya yakin dengan kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus, kesenian jaranan Pecut Samandiman ke depan dapat semakin dikenal dan dibanggakan," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan akta dan Surat Keputusan (SK) Pengurus Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Wahyu Krida Budaya Sugito, Ketua Panitia Hanif, para pengurus yang baru dikukuhkan, serta seluruh seniman dan pelaku budaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri Vinanda Prameswati Wali Kota