KETIK, MALANG – Malut United harus puas membawa pulang satu poin usai menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 3 April 2026. Meski mengakui timnya tidak tampil seperti biasanya, pelatih Malut United Hendri Susilo tetap mensyukuri hasil tersebut.
Menurut Hendri, hasil imbang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 ini sebenarnya sedikit mengecewakan jika melihat jalannya pertandingan. Ia menilai Malut United mampu menguasai permainan, namun gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat.
“Saya pikir bagi kami ini hasil yang sedikit mengecewakan. Kalau lihat dari permainan, artinya kami sangat menguasai possession. Tapi beberapa peluang yang kami dapat tidak bisa dimaksimalkan,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers usai laga.
Meski begitu, Hendri tetap menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Menurutnya, laga kontra Arema FC menjadi pertandingan pertama setelah jeda kompetisi yang cukup panjang selama Ramadan.
“Apapun hasilnya ini kita syukuri. Ini pertandingan pertama setelah libur panjang, saya pikir ini permulaan yang cukup lumayan. Kalau lihat pertandingan, hasil 1-1 ini cukup adil buat Malut dan Arema,” katanya.
Hendri menjelaskan, jeda kompetisi yang mencapai sekitar satu bulan cukup memengaruhi kondisi fisik para pemain. Minimnya waktu persiapan membuat kebugaran skuad belum kembali sepenuhnya.
“Setelah libur Ramadan, saya hitung hampir satu bulan kami tidak ada pertandingan. Bagi pemain tentu ini sangat sulit, apalagi waktu persiapan juga sedikit untuk memulihkan kondisi fisik,” jelasnya.
Ia juga mengakui penurunan stamina pemain mulai terlihat memasuki pertengahan babak kedua, tepatnya sekitar menit ke-50 hingga 60. Namun kondisi tersebut sudah diprediksi sebelumnya oleh tim pelatih.
“Mungkin di menit 50 itu sudah kelihatan penurunan stamina. Saya pikir itu normal, karena memang sudah kita perkirakan hasilnya akan seperti itu,” ungkap Hendri.
Pelatih berusia 60 tahun itu menambahkan, secara keseluruhan performa tim memang masih jauh dari standar permainan terbaik mereka. Berdasarkan evaluasi tim pelatih fisik, kondisi pemain saat ini baru berada di kisaran 75 hingga 80 persen.
“Kita juga sudah bicara sama pelatih fisik, kondisi pemain ini baru 75 sampai 80 persen. Jadi memang secara permainan kita masih jauh dari biasanya,” tandasnya. (*)
