Cerita Nahdliyin di Stadion Gajayana, Datang Lebih Awal dan Rela Hujan-hujanan demi 1 Abad NU

Kisah Para Jemaah di Mujahadah Kubro NU, Dari Luar Kota hingga Siapkan Jas Hujan demi Ngalap Berkah

7 Februari 2026 23:47 7 Feb 2026 23:47

Thumbnail Cerita Nahdliyin di Stadion Gajayana, Datang Lebih Awal dan Rela Hujan-hujanan demi 1 Abad NU

Nahdliyin para jemaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU berkumpul di Jalan Semeru Kota Malang, Sabtu, 7 Februari 2026 malam. (Foto: Kukuh Kurniawan / Ketik.com).

KETIK, MALANG – Ratusan jemaah mulai memadati Stadion Gajayana untuk mengikuti Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada Sabtu, 7 Februari 2026 malam. Meski lokasi sempat diguyur hujan deras, antusiasme warga Nahdliyin tetap tinggi dan tidak surut.

Salah seorang jemaah asal Jawa Tengah, Novita (22), mengaku sengaja hadir untuk mencari keberkahan. Ia yang kini tengah menempuh program magang di Kota Malang tersebut mengetahui informasi acara melalui media sosial.

"Saya tahu kegiatan ini dari media sosial, dan karena saya NU maka wajib untuk hadir. Saya ikut kegiatan ini untuk ngalap berkah sekaligus salat tahajud bersama," jelasnya kepada Ketik.com.

Menghadapi cuaca yang tidak menentu, Novita telah menyiapkan perlengkapan agar tetap bisa mengikuti rangkaian acara dengan nyaman.

"Saya datang kesini mengajak seorang teman. Terkait persiapan, ini saya bawa jas hujan kresek serta alas plastik untuk duduk," tambahnya.

Di momentum Mujahadah Kubro ini, ia menyelipkan doa khusus bagi NU.

"Harapan saya, di usia 100 tahun ini NU tetap solid, tetap jaga persatuan dan kesatuan serta membawa nama Islam membumi dan mendunia," terangnya.

Senada dengan Novita, semangat serupa ditunjukkan oleh Mahmudah (50). Warga Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, ini rela menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor bersama rekannya demi mencapai Stadion Gajayana.

Meski agenda utama baru dimulai pukul 21.00 WIB, Mahmudah sudah tiba di lokasi sejak pukul 19.30 WIB.

"Saya semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini. Meski acara dimulai jam 21.00 WIB, tetapi saya sudah datang kesini pada jam 19.30 WIB," ungkapnya.

Ketertarikan Mahmudah bukan tanpa alasan. Sebelumnya, ia juga sempat menghadiri peringatan serupa di Sidoarjo. Hal itulah yang memotivasi dirinya untuk tidak melewatkan momen bersejarah yang kini digelar di Kota Malang.

"Saat di Sidoarjo saja saya ikut hadir, masa yang dekat enggak hadir," imbuhnya.

Ia berharap peringatan Satu Abad NU ini dapat mempererat silaturahmi antarwarga dan membawa kedamaian bagi wilayah Malang Raya.

"Harapan saya, agar lebih mampu menumbuhkan semangat kebersamaan. Dan untuk Malang Raya, saya doakan agar lebih aman dan lebih tentram," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

1 abad nu Nadhliyin Kota Malang stadion gajayana satu abad nu Mujahadah Kubro mujahadah nu nahdlatul ulama