KETIK, BATU – Peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang membawa dampak positif bagi sektor perhotelan Kota Batu.
Hal tersebut tercermin dari meningkatnya tingkat hunian hotel (okupansi) yang mencapai kisaran 75 persen pada H-1 puncak kegiatan yang berlangsung di Stadion Gajayana Kota Malang.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, menyampaikan bahwa lonjakan okupansi mulai terlihat pada Sabtu, 7 Februari 2026, atau sehari menjelang puncak peringatan Harlah NU, jika dibandingkan dengan tingkat hunian pada pekan sebelumnya.
“Terjadi peningkatan okupansi sekitar 10 persen dibandingkan dengan pekan lalu,” ujar Sujud, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pada Jumat, 6 Februari 2026, tingkat hunian rata-rata hotel di Kota Batu masih berada di kisaran 50 persen. Namun, berdasarkan data reservasi yang masuk pada Sabtu, angka tersebut mengalami peningkatan signifikan hingga sekitar 75 persen.
“Kemarin okupansi hotel rata-rata masih di kisaran 50 persen. Untuk hari ini, berdasarkan reservasi yang masuk, sudah mencapai sekitar 75 persen,” katanya.
Sujud menuturkan, kenaikan tingkat hunian tersebut tidak terlepas dari program diskon yang ditawarkan sejumlah hotel dan pelaku usaha pariwisata di Kota Batu, khususnya bagi jemaah yang mengikuti rangkaian peringatan Harlah 1 Abad NU.
Menurutnya, besaran potongan harga yang diberikan bervariasi, mulai dari 7,5 persen hingga 40 persen, dengan ketentuan jemaah menunjukkan identitas atau atribut resmi NU saat melakukan transaksi.
“Promo diskon ini berlaku bagi jemaah Harlah NU dengan menunjukkan identitas atau atribut resmi NU. Adapun syarat dan ketentuan lainnya mengikuti kebijakan masing-masing hotel dan berlaku selama kuota promo masih tersedia,” jelasnya.
Meski demikian, Sujud mengakui pihaknya belum dapat memastikan secara pasti berapa persentase peningkatan okupansi hotel yang secara langsung berasal dari peserta Harlah NU.
“Kami belum bisa memastikan berapa persen tamu hotel yang benar-benar merupakan jemaah Harlah NU,” ujarnya.
Selain sektor perhotelan, sejumlah destinasi wisata dan restoran di Kota Batu juga turut ambil bagian dalam memeriahkan peringatan Harlah 1 Abad NU dengan memberikan potongan harga, di antaranya Taman Rekreasi Selecta serta beberapa restoran.
Sujud menegaskan, tujuan utama pemberian diskon tersebut bukan semata-mata untuk mengejar target okupansi, melainkan sebagai bentuk partisipasi pelaku usaha pariwisata dalam menyukseskan peringatan satu abad NU.
“Kami tidak menargetkan angka yang terlalu tinggi. Yang terpenting adalah ikut memeriahkan Harlah NU melalui penawaran diskon yang menarik. Kami berharap jemaah yang menggunakan kendaraan pribadi dapat memilih menginap di Kota Batu sehingga ikut mendorong peningkatan okupansi hotel,” pungkasnya. (*)
