Jelang Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Catat Penjualan 179 Ribu Tiket

21 Februari 2026 06:40 21 Feb 2026 06:40

Thumbnail Jelang Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Catat Penjualan 179 Ribu Tiket

Suasana stasiun Gubeng Surabaya jelang mudik lebaran 2026. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa calon penumpang yang belum mendapatkan tiket masih memiliki kesempatan untuk bepergian menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

KAI mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 8 Surabaya telah mencapai 179.440 lembar atau sekitar 31 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang tersedia. Data tersebut berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Hingga kini, tren penjualan terus bergerak naik seiring bertambahnya waktu pemesanan.

KAI membuka penjualan tiket Lebaran sejak 25 Januari 2026 pukul 00.00 WIB dengan skema pemesanan hingga H-45 sebelum keberangkatan. Sementara itu, tanggal dengan penjualan tertinggi sementara terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan angka 17.545 tiket terjual.

Selain periode mudik, tingkat okupansi pada masa arus balik mulai H+1 hingga H+10 juga menunjukkan peningkatan signifikan. KAI memperkirakan lonjakan tertinggi akan terjadi menjelang akhir masa libur Lebaran.

Rute Favorit dan Antisipasi Lonjakan Penumpang

KAI Daop 8 Surabaya mencatat sejumlah rute favorit masyarakat selama musim mudik, di antaranya tujuan Yogyakarta, Semarang, Ketapang, Bandung, dan Jakarta. Tingginya minat penumpang terhadap rute-rute tersebut menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai pilihan utama transportasi Lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin memantau tingkat okupansi dan memastikan kesiapan sarana serta prasarana pendukung perjalanan.

Dari sisi operasional, KAI menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang. Perusahaan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, memastikan kesiapan awak kereta, meningkatkan kebersihan stasiun dan rangkaian kereta, serta memperkuat sistem pengamanan selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Program Diskon 30 Persen Disambut Antusias

Selain penjualan reguler, KAI Daop 8 Surabaya juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap program diskon tarif 30 persen untuk kelas ekonomi komersial yang menjadi bagian dari stimulus pemerintah selama Angkutan Lebaran 2026.

Hingga saat ini, penjualan tiket dengan skema diskon tersebut telah mencapai 43.820 tiket dan diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya permintaan.

Menutup keterangannya, Mahendro kembali mengingatkan masyarakat untuk segera mengamankan tiket perjalanan.

"Sebagai salah satu wilayah operasional dengan mobilitas pelanggan yang tinggi, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan penjualan tiket guna memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal. KAI juga mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal untuk mendapatkan jadwal serta kelas layanan sesuai kebutuhan," tutup Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang selamat, tepat waktu, dan nyaman bagi masyarakat selama momentum mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

KAI Kereta Api Indonesia Kereta Api tiket kereta api PT KAI KaI Daop 8 surabaya mudik lebaran Arus Balik Hari Raya idul fitri