KETIK, SURABAYA – Rumah Sakinah Muhammadiyah memperkenalkan tiga program pemberdayaan baru seiring bertambahnya jumlah warga binaan yang kini mencapai 85 orang. Sebanyak 40 orang di antaranya turut mengikuti kegiatan Pondok Ramadan 1447 Hijriah kali ini.
Adapun tiga program tersebut yakni Koperasi Rumah Sakinah Matahari yang dipimpin Oktaviani Takbi, PKBM Rumah Sakinah Mentari dengan kepala Febri Amirullah, serta Lembaga Kursus dan Pelatihan Rumah Sakinah Bersinar yang dikepalai Anasrullah.
Peluncuran program ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan akses pendidikan serta mengembangkan keterampilan warga binaan.
Dengan langkah ini, Rumah Sakinah Muhammadiyah diharapkan tidak hanya berperan sebagai tempat perlindungan sosial, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, meresmikan langsung ketiga program tersebut. Ia menyampaikan harapan agar unit-unit usaha yang dibentuk dapat berkembang dan mendukung misi pemberdayaan perempuan.
Di sisi lain, Sekretaris Rumah Sakinah, Misran Lubis, mengungkapkan bahwa program-program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas pendidikan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi perempuan binaan.
Ketua Rumah Sakinah, M. Arif An, menuturkan bahwa Pondok Ramadan tidak hanya menjadi momentum peluncuran program, tetapi juga sarana pembinaan spiritual dan penguatan akidah bagi warga binaan yang rentan terhadap persoalan sosial. Ia juga menegaskan bahwa Rumah Sakinah merupakan lembaga kesejahteraan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Kegiatan Pondok Ramadan Rumah Sakinah kemudian ditutup secara resmi oleh M. Arif An, yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, dengan menyampaikan pesan optimisme agar Rumah Sakinah terus berkembang dalam memberdayakan masyarakat. (*)
