Pabrik Rokok HS di Magelang Rangkul Karyawan Difabel, Sediakan Mess Gratis

7 April 2026 18:43 7 Apr 2026 18:43

Fajar Rianto, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pabrik Rokok HS di Magelang Rangkul Karyawan Difabel, Sediakan Mess Gratis

H Muhammad Suryo, pengusaha, disambut antusias oleh para karyawan saat meninjau pabrik rokok HS miliknya di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Meski di atas kursi roda, semangat Suryo berinteraksi dengan para karyawan memancarkan kehangatan dan kedekatan pemimpin dengan stafnya. (Foto: Lik Is for Ketik.com)

KETIK, MAGELANG – Bagi kelompok penyandang disabilitas, menembus pasar kerja sering kali terasa seperti membentur tembok tinggi.

Stigma negatif hingga persyaratan fisik yang kaku membuat mereka kerap terpinggirkan dari akses penghidupan yang layak.

Namun, pemandangan berbeda tampak di lini produksi pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Perusahaan di bawah naungan Surya Group Holding Company ini justru membuka pintu lebar bagi penyandang disabilitas.

Tak sekadar memberikan pekerjaan, perusahaan juga menyediakan fasilitas tempat tinggal atau mess gratis untuk menjamin mobilitas dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.

Kesempatan Tanpa Syarat

Tika (35), adalah salah satu karyawan yang merasakan dampak langsung kebijakan inklusif ini.

Perempuan asal Temanggung tersebut mengaku sempat putus asa setelah berkali-kali ditolak saat melamar kerja di berbagai tempat.

Ia menceritakan pengalamannya yang sulit mencari nafkah karena kondisi fisiknya sering kali menjadi hambatan bagi para pemberi kerja di masa lalu.

Kini, Tika bekerja sebagai pelinting sigaret di pabrik HS. Ia tidak sendirian, sebab saat ini tercatat ada puluhan karyawan penyandang disabilitas yang bekerja di sana.

Foto H Muhammad Suryo didampingi staf dan kerabat melihat langsung operasional pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang. Kehadiran Suryo di tengah para karyawan menjadi momen yang penuh semangat dan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan karyawannya. (Foto: Lik Is for Ketik.com)H Muhammad Suryo didampingi staf dan kerabat melihat langsung operasional pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang. Kehadiran Suryo di tengah para karyawan menjadi momen yang penuh semangat dan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan karyawannya. (Foto: Lik Is for Ketik.com)

Tika mengaku merasa dimanusiakan karena lingkungan kerja yang tidak diskriminatif.

"Dulu sulit sekali cari kerja. Sudah melamar ke banyak tempat, tapi selalu gagal karena kondisi saya. Di sini saya merasa dihargai. Tidak dibedakan, semua diperlakukan sama," ujar Tika saat ditemui di sela kesibukannya.

Fasilitas Mess untuk Mobilitas

Memahami bahwa akses transportasi sering menjadi kendala utama bagi difabel, manajemen HS berinisiatif menyediakan fasilitas mess gratis.

Fasilitas ini diperuntukkan bagi karyawan yang berasal dari luar daerah maupun mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik, sehingga mereka tidak perlu lagi memikirkan jarak tempuh menuju tempat kerja.

Tenyria Swastika (35) yang juga merupakan penyandang disabilitas di pabrik tersebut, menyampaikan rasa syukurnya atas kebijakan perusahaan.

Menurutnya, keberadaan mess sangat membantu mengurangi beban finansial dan tenaga yang biasanya harus dikeluarkan untuk biaya transportasi harian.

"Maturnuwun atas kesempatan dan segala fasilitas mess yang diberikan kepada kami. Semoga HS semakin jaya sehingga semakin banyak kawan-kawan disabilitas yang diterima bekerja," kata Tenyria.

Komitmen Ekspansi Inklusif

CEO Surya Group Holding Company sekaligus pemilik merek rokok HS, H Muhammad Suryo, menegaskan bahwa komitmennya terhadap kaum difabel bukan sekadar aksi korporasi sesaat.

Ia memastikan bahwa lowongan kerja bagi penyandang disabilitas akan terus dibuka tanpa menuntut syarat pengalaman kerja yang rumit.

"Saya akan menerima penyandang disabilitas berapapun jumlahnya. Meskipun belum berpengalaman, akan kami terima dan kami latih. Mari bergabung bersama HS," tegas Suryo.

Saat ini, Surya Group tengah melakukan ekspansi bisnis dengan membangun pabrik baru di dua lokasi strategis, yakni di wilayah Yogyakarta dan Lampung.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penyerapan tenaga kerja difabel di luar wilayah Jawa Tengah.

Suryo pun mengundang penyandang disabilitas dari seluruh penjuru tanah air yang ingin berdikari untuk bergabung dengan unit-unit usahanya.

Upaya yang dilakukan pabrik rokok HS ini menjadi preseden penting dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di sektor industri, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif di Indonesia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pabrik Rokok HS Muhammad Suryo Disabilitas Kerja Magelang Muntilan Surya Group Holding Company Tenaga Kerja Difabel Inklusi Ekonomi Lowongan Kerja Disabilitas Berita Magelang Mess Karyawan CSR perusahaan Pemberdayaan Difabel Yogyakarta Lampung industri rokok Hak Disabilitas