Jelang Imlek 2577, Umat Tionghoa Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang Ritual Bersihkan Rupang

11 Februari 2026 13:55 11 Feb 2026 13:55

Thumbnail Jelang Imlek 2577, Umat Tionghoa Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang Ritual Bersihkan Rupang

Umat Tionghoa dan pengurus saat membersihkan patung dewa-dewi di Kelenteng Eng An Kiong, Kota Malang, Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: Kukuh/ketik) Utama berusia 200 tahun di Klenteng EKiong Kota Malang, Rabu, 11 Februari 2026.

KETIK, MALANG – Menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang menggelar ritual pembersihan rupang atau patung dewa-dewi pada Rabu, 11 Februari 2026.

Sebelum prosesi pembersihan dimulai, pengurus bersama umat Tionghoa terlebih dahulu melaksanakan sembahyang Song Shen Jie. Mereka beribadah dengan khidmat, mendatangi setiap ruangan altar yang menjadi tempat persemayaman patung dewa-dewi tersebut.

Ketua Agama sekaligus Wakil Ketua Umum Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Herman Subianto, menuturkan bahwa pelaksanaan Song Shen Jie dan pembersihan rupang merupakan agenda wajib sebelum memasuki perayaan Imlek.

"Seminggu sebelum Imlek, kami laksanakan sembahyang Song Shen Jie yaitu ibadah mengantar para dewa ke istana langit untuk melaporkan perbuatan manusia selama setahun. Setelah sembahyang ini, dilanjutkan dengan bersih-bersih rupang dan seluruh ruangan agar saat Imlek nanti semuanya bersih," jelasnya kepada Ketik.com.

Foto Umat Tionghoa dan pengurus saat membersihkan patung Dewa Utama yang telah berusia 200 tahun di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang, Rabu, 11 Februari 2026.Umat Tionghoa dan pengurus saat membersihkan patung Dewa Utama berusia 200 tahun di Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang, Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: Kukuh/Ketik)

Herman menerangkan bahwa proses pembersihan dilakukan secara gotong royong. Seluruh rupang yang tersebar di berbagai ruangan altar tak luput dari pembersihan ini.

"Setelah semua rupang disembahyangi, lalu dibersihkan satu persatu termasuk seluruh ruangan. Untuk jumlahnya, ada sekitar 36 rupang yang dibersihkan," terangnya. 

Diketahui, setidaknya ada sekitar 75 umat Tionghoa yang datang untuk melaksanakan ibadah Song Shen Jie dan ikut membantu bersih-bersih rupang tersebut. Mereka berasal dari wilayah Malang dan sekitarnya. 

Rangkaian ibadah ini akan mencapai puncaknya pada Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026. Setelah itu, rangkaian akan dilanjutkan dengan sembahyang bersama empat hari setelah Imlek.

"Empat hari setelah Imlek, akan ada namanya sembahyang bersama Jie Shen Jie. Dalam sembahyang ini, kami menjemput para dewa kembali ke tempatnya masing-masing," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Malang Imlek 2026 Kelenteng Eng An Kiong tionghoa imlek