KETIK, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Imbauan tersebut disampaikan guna mengantisipasi meningkatnya kasus kejahatan yang kerap terjadi di area keramaian maupun permukiman selama bulan Ramadan hingga mendekati Lebaran.
Menurutnya, sejumlah tindak kriminal seperti pencurian, penipuan, hipnotis, hingga pencopetan biasanya mengalami peningkatan pada masa menjelang hari raya.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga keamanan diri maupun lingkungan sekitar.
“Menjelang Idul Fitri, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian, penipuan, hipnotis, dan pencopetan yang biasanya meningkat di area keramaian maupun permukiman,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan tren yang terjadi selama Ramadan, terdapat dua waktu yang dinilai paling rawan terhadap aksi kejahatan.
Waktu pertama adalah saat pelaksanaan salat tarawih, sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, ketika banyak rumah ditinggalkan penghuninya untuk beribadah di masjid.
Selain itu, waktu menjelang sahur hingga subuh, sekitar pukul 03.00 hingga 05.00 WIB, juga dinilai rawan karena sebagian warga biasanya sedang tertidur lelap setelah sahur atau baru saja kembali beristirahat.
“Pada waktu-waktu tersebut, sering kali rumah dalam keadaan kosong atau penghuninya sedang tertidur lelap. Karena itu, masyarakat perlu memastikan kondisi rumah tetap aman sebelum ditinggalkan,” jelasnya.
Cak Nur mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan pintu dan jendela rumah dalam keadaan terkunci ketika hendak bepergian atau meninggalkan rumah untuk beribadah.
Langkah sederhana tersebut dinilai dapat meminimalkan peluang terjadinya tindak pencurian.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengenakan perhiasan yang terlalu mencolok saat berada di tempat umum guna menghindari risiko menjadi sasaran kejahatan.
Dalam hal keamanan kendaraan, warga diminta menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi yang ramai atau saat ditinggalkan dalam waktu cukup lama.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan, khususnya ketika mengambil uang di mesin ATM. Warga diminta tidak memberitahukan nomor PIN kepada siapa pun demi menjaga keamanan rekening pribadi.
“Jangan sampai kelalaian atau kecerobohan justru membuka peluang terjadinya tindak kejahatan. Karena itu, mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Cak Nur juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti. Dengan kewaspadaan bersama, kita bisa menjaga keamanan dan kenyamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya. (*)
