Ekonomi Global Tak Pasti, Kadin Kota Batu Minta Pemkot Perkuat Kolaborasi dengan Pengusaha

13 Maret 2026 14:25 13 Mar 2026 14:25

Thumbnail Ekonomi Global Tak Pasti, Kadin Kota Batu Minta Pemkot Perkuat Kolaborasi dengan Pengusaha

Endro Wahyu, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Tantangan ekonomi global memengaruhi perekonomian nasional, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Batu, Endro Wahyu, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan pengusaha menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Endro menyebut kondisi perekonomian nasional saat ini memang menghadapi sejumlah tekanan, di antaranya dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global serta ketidakpastian ekonomi dunia. 

Meski demikian, ia meyakini Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang cukup kuat apabila pemerintah daerah mampu membaca situasi serta memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha.

“Pemerintah Kota Batu harus terus memantau perkembangan ekonomi dan mengambil langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan daerah. Jangan ragu menggandeng para pengusaha sebagai mitra pembangunan,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Pria yang akrab disapa Abah Endro itu menegaskan bahwa pelaku usaha merupakan salah satu motor penggerak perekonomian daerah.

Ia menilai Kota Batu memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, terutama melalui sektor pariwisata.

“Batu memiliki banyak keunggulan, mulai dari udara yang sejuk, panorama alam yang indah, hingga kekuatan sektor pariwisata yang menjadikannya salah satu destinasi utama di Jawa Timur,” katanya.

Menurutnya, potensi tersebut dapat berkembang lebih cepat apabila pemimpin daerah mampu membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan kalangan pengusaha.

“Kepala daerah tidak cukup hanya memimpin dari balik meja. Ia harus hadir di tengah masyarakat, turun ke pasar, masuk ke desa, dan mendengarkan langsung aspirasi warga tanpa sekat protokoler,” ungkapnya.

Ia menilai pemimpin yang dekat dengan masyarakat akan lebih mudah memahami kebutuhan nyata di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan administratif. Keberanian mengambil keputusan serta sikap terbuka terhadap kritik juga dinilai menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah.

Selain itu, Abah Endro menyoroti peran strategis para pelaku usaha yang selama ini dinilai belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. 

Para pengusaha, kata dia, setiap hari berhadapan langsung dengan dinamika berbagai sektor, mulai dari pariwisata, pertanian, perdagangan, perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Mereka memahami tren wisata, perilaku konsumen, serta peluang pasar secara langsung. Ide-ide dari para pengusaha bisa membantu pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai potensi ekonomi di Kota Batu seperti pariwisata, agrowisata, UMKM, dan desa wisata masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan. 

Namun, sejumlah tantangan juga perlu mendapat perhatian, seperti digitalisasi UMKM yang belum merata serta pengembangan desa wisata yang belum optimal.

“Pelaku usaha dapat menjadi konsultan alami bagi pemerintah daerah karena memiliki perspektif yang segar dan realistis, tidak terikat pada birokrasi,” tambahnya.

Abah Endro menilai kepala daerah memiliki peran penting sebagai penghubung antara kreativitas para pelaku usaha dengan kebutuhan regulasi pemerintah. 

Dengan demikian, gagasan yang muncul di lapangan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang legal, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pengusaha akan mempercepat kemajuan daerah. Pariwisata semakin kuat, UMKM naik kelas, desa wisata berkembang, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegasnya.

Ia pun mendorong agar kemitraan tersebut diwujudkan melalui kerja sama investasi yang saling menguntungkan, misalnya melalui penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur, serta pemberian insentif untuk menarik minat investor.

“Jika kolaborasi ini terbangun dengan baik, Kota Batu tidak hanya menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi juga kota yang maju dan sejahtera bagi masyarakatnya,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kamar dagang dan industri Kadin Kota Batu Ekonomi global Kota Batu Pemerintah Kota Batu