KETIK, MALANG – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Jawa Timur telah resmi terbentuk. Jawa Timur dinilai menjadi basis strategis untuk merangkul ratusan dapur Makan Bergizi Gratis.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GAPEMBI, Hasan Basri. Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi kedua yang memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbanyak di Indonesia.
"Jatim ini harus dikawal bagus ya karena ekosistem dapur terbanyak setelah Jawa Barat adalah di Jatim," ujarnya, Kamis, 9 April 2026.
GAPEMBI menjadi mitra strategis yang mendukung penuh program MBG milik Prabowo Subianto. Sekjen Hasan juga telah membacakan SK Kepengurusan yang selanjutnya disahkan oleh Ketua Umum DPP GAPEMBI, Alven Stony.
"Kita harap ini ekosistem dapur yang di Jatim bisa bergabung di GAPEMBI. Sehingga bersinergi langsung ke BGN, karena kita mitra strategis, bisa menyambung baik informasi, permasalahan, atau persoalan di daerah," katanya.
Terlebih GAPEMBI menjadi wadah bagi pelaku usaha di SPPG. Bertugas untuk memenuhi fungsi utama sebagai dapur yang memproduksi ribuan porsi MBG setiap harinya.
"Ada juga fungsi sebagai edukasi gizi bahwa apa yang kita makan bukan persoalan kenyang, tapi kualitas makanannya," tegasnya.
Hasan menjelaskan, dari seluruh SPPG di Jawa Timur terdapat lebih dari 800 SPPG yang tergabung di GAPEMBI. Secara keseluruhan GAPEMBI telah mensuplai sekitar 30.000 titik dapur dengan 83 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
"Kalau BGN sekarang 24.800 dari total 32.000 titik dapur, 83 juta penerima manfaat yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini menjadi motivasi untuk kita menggalangkan edukasi. Kita makan bukan cuma kenyang, harus berkualitas punya protein, serat, karbohidrat, dan mineralnya," ucapnya. (*)
