Jaga Mutu MBG, Wagub Emil Dardak Minta GAPEMBI Jatim Awasi 3.800 Dapur SPPG

9 April 2026 10:18 9 Apr 2026 10:18

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jaga Mutu MBG, Wagub Emil Dardak Minta GAPEMBI Jatim Awasi 3.800 Dapur SPPG

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, meminta agar GAPEMBI Jatim ikut mengawal operasional SPPG. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, meminta agar DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) ikut mengawasi operasional 3.800 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Arahan tersebut merupakan upaya untuk menjaga mutu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan kepada masyarakat.

Menurut Emil, GAPEMBI menjadi tonggak agar pelaksanaan MBG di Jawa Timur semakin berkualitas dan membawa manfaat. Emil menilai manfaat tersebut tak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga masyarakat secara luas.

"Harapan kami, masyarakat ikut merasakan manfaat, baik mereka yang menyediakan bahan-bahan, bekerja sebagai petugas di SPPG, maupun masyarakat di sekitar dapur SPPG berada," ujar Emil, Kamis, 9 April 2026.

Emil menjelaskan, berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), Jawa Timur memiliki 3.800 SPPG. Namun, berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dari sekitar 3.500 SPPG yang telah beroperasi, sebanyak 1.700 SPPG di antaranya telah mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"Kita berharap betul-betul bisa membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan MBG di Jawa Timur. Bahwa ada insiden-insiden, itu bagian dari proses pembelajaran yang harus segera kita sikapi dengan baik, dengan pembenahan," tegasnya.

Jawa Timur sempat menghadapi kondisi ratusan SPPG harus menghentikan operasional sementara. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan sikap tegas dalam perbaikan yang terstruktur sebelum SPPG dapat kembali beroperasi.

"Kemarin BGN sudah mengambil langkah tegas, minimal harus mulai mendaftar dulu, menyampaikan persyaratan-persyaratan untuk SLHS. Kemarin ada keputusan BGN, kalau belum mendaftar SLHS, itu akan ditutup sementara," tuturnya.

Tak hanya itu, Satgas Percepatan MBG juga telah dibentuk dan berjalan secara terstruktur di Jawa Timur. Koordinasi lintas sektor dan antar-SPPG terjalin untuk memastikan kontrol kualitas pendistribusian MBG berjalan dengan baik.

"Tapi saya yakin dengan adanya GAPEMBI Jawa Timur, bukan sekadar ceklis SLHS, tetapi akan dipastikan syarat-syaratnya terpenuhi demi keselamatan peserta dan penerima manfaat. Kami akan bekerja sebaik mungkin untuk bermitra, untuk menjadi partner dalam kesuksesan program ini," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Wakil Gubernur Jatim GAPEMBI DPW GAPEMBI Jatim SPPG SPPG Jatim Jawa timur gapembi jatim