KETIK, SURABAYA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur telah menyalurkan Uang Kehormatan Masjid (UKIM) secara konsisten. Hal ini disampaikan oleh Ketua DMI Jawa Timur, KH M Sudjak.
Kepada Ketik.com yang berkunjung ke Kantor DMI Jawa Timur di Kompleks Islamic Center, Surabaya, ia menyampaikan hingga saat ini sudah 77.799 imam masjid yang telah menerima manfaat.
"Tantangannya adalah menjangkau seluruh imam yang jumlahnya jauh lebih banyak (estimasi lebih dari 200 ribu orang). Meskipun jumlah masjid mencapai 52.714," katanya pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Lanjutnya, program UKIM yang sudah berjalan di era Gubernur Khofifah Indar Parawansa, atau mulai 2019 terus konsisten berjalan.
"DKI (Jakarta) sudah mulai meniru. Alhamdulillah istiqomah setiap tahun ada. Cuma ya tidak bisa menjangkau secara spontan kepada seluruh imam masjid di Jawa Timur," jelasnya.
Sudjak berharap, setiap tahunnya UKIM ini terus dijalankan. Hanya saja untuk jumlahnya belum bisa menyeluruh.
"Setiap tahun (UKIM) mulai 2024,2025 itu masing-masing imam mendapatkan Rp 2.500.000. Sekali saja, tapi dalam satu tahun sekali," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, UKIM merupakan salah satu program unggulan DMI Jawa Timur dari total 12 program lainnya.
"Sekarang sudah tahun keenam. Ini program Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Begitu beliau dulu dilantik langsung gaspol," ungkapnya. (*)
