KETIK, LEBAK – Pemerintah Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, telah menggelar Istighosah Rutin dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru Masehi 2026. Kegiatan keagamaan yang telah menjadi agenda tahunan desa tersebut kini memasuki tahun keempat sejak pertama kali dilaksanakan pada 2021.
Istighosah berlangsung pada Rabu malam, 31 Desember 2025, bertempat di Gedung Asyakinah, Desa Kaduagung Timur, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai atau ba’da Isya. Ribuan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Cibadak dan wilayah sekitar Kabupaten Lebak tampak memadati lokasi kegiatan dengan penuh khidmat.
Ketua Panitia Istighosah, Dede Fathur, menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya didanai secara pribadi oleh Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Aris, yang secara konsisten menjadi donatur tetap setiap tahunnya.
“Dari tahun ke tahun, kegiatan istighosah ini selalu dibiayai secara pribadi oleh Pa Dewan Regen tanpa sponsor apa pun. Kami berharap program seperti ini juga bisa diikuti oleh dewan-dewan lain di setiap wilayah,” ujar Dede Fathur kepada ketik.com, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, istighosah menjadi sarana penting untuk mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan kegiatan yang lebih positif dan religius, sekaligus menjauhkan generasi muda dari perilaku maksiat.
“Melalui dzikir dan doa bersama ini, kami berharap masyarakat Lebak dapat terhindar dari hal-hal negatif, situasi tetap aman dan kondusif, serta diberikan keberkahan dalam menyambut tahun yang baru,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kaduagung Timur, Nensyanggerani, menuturkan bahwa istighosah rutin telah menjadi tradisi desa dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Sejak 2021 kegiatan ini rutin dilaksanakan. Alhamdulillah hingga 2025 selalu diberi kelancaran dan rezeki. Ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan silaturahmi antara pemerintah desa dan warga melalui kegiatan keagamaan,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Regen Abdul Aris, mengatakan bahwa istighosah tersebut murni dilaksanakan atas dasar niat ibadah dan kepedulian sosial, tanpa muatan kepentingan tertentu.
“Sekitar 3.000 jamaah hadir pada tahun ini. Alhamdulillah, ini sudah tahun keempat dan semuanya dibiayai secara pribadi tanpa sponsor. Niat kami hanya menjalin silaturahmi dan memohon doa dari masyarakat agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki,” ujarnya.
Ia berharap, melalui doa bersama tersebut, masyarakat Lebak dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh keberkahan dan kedamaian.
“Alhamdulillah, setiap tahun jamaah terus bertambah, bahkan datang dari luar desa hingga Kecamatan Karanganyar. Semoga di tahun 2026 ini kita semua diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” pungkasnya. (*)
