KETIK, LEBAK – Ratusan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Banten menunjukkan semangat kebersamaan dalam Pawai Tarhib Ramadan yang dipusatkan di Kabupaten Lebak, Senin 16 Februari 2026.
Kehadiran mereka menjadi salah satu barisan paling mencolok dalam kegiatan yang diikuti berbagai unsur masyarakat tersebut.
Dengan mengenakan atribut kebanggaan organisasi, para perawat dari seluruh kabupaten dan kota se-Banten tampak kompak mengikuti pawai sebagai bentuk partisipasi aktif menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi lintas profesi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, dan dihadiri sejumlah tokoh daerah. Turut hadir Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH Pupu Mahpudin, yang akrab disapa Mama Kiyai Pupu, beserta jajaran unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya.
Ketua PPNI Provinsi Banten, H. Sayuti, menegaskan bahwa partisipasi ratusan perawat dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata soliditas organisasi sekaligus komitmen profesi perawat untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Momentum Tarhib Ramadan ini bukan sekadar seremonial atau kegiatan jalan santai. Ini adalah ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta menunjukkan bahwa perawat memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi,” ujar Sayuti di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, kehadiran seluruh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PPNI se-Banten menjadi simbol kekompakan organisasi. Menurutnya, PPNI terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program, baik di bidang kesehatan maupun kegiatan kemasyarakatan.
Foto bersama di Alun-alun Rangkasbitung, Senin 16 Februari 2026.(Foto:PPNI Lebak for ketik.com)
Sementara itu, Ketua DPD PPNI Lebak, Endang Komarudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi. Ia menilai kehadiran perawat dari berbagai daerah di Banten menjadi bukti kuatnya solidaritas internal organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan perawat se-Banten yang hadir. Ini membuktikan bahwa PPNI adalah organisasi yang solid dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi,” kata Endang Komarudin kepada ketik.com.
Endang juga menyampaikan pesan dari Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak kegiatan positif yang bermanfaat bagi generasi muda.
Ketua MUI Lebak, KH Pupu Mahpudin, mengapresiasi kontribusi aktif para perawat dalam memeriahkan Tarhib Ramadan. Ia berharap kolaborasi antara PPNI dan unsur keagamaan di Kabupaten Lebak dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam program pembinaan generasi muda selama bulan Ramadan.
“Kami berharap tahun ini PPNI dapat kembali melaksanakan kegiatan Sanlat (Pesantren Kilat) seperti tahun-tahun sebelumnya yang telah berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Di penghujung kegiatan, jajaran pimpinan PPNI Banten mengingatkan seluruh perawat agar tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya tugas pelayanan, terlebih selama bulan Ramadan.
Mereka berharap seluruh perawat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tetap memberikan pelayanan profesional serta penuh empati kepada masyarakat.
“Selamat menyambut Ramadan. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah serta terus mengabdi dengan profesionalisme,” tandas perwakilan pengurus PPNI. (*)
