KETIK, MALANG – Hutan Pendidikan P-WEC (Petungsewu Wildlife Education Center) dan Profauna Indonesia Foundation menggelar kegiatan edukasi alam “Eksplorasi Biodiversitas ke-2”. Kegiatan ini dihelat di Hutan Pendidikan P-WEC, Kabupaten Malang, Sabtu, 3 Januari 2026.
Sebanyak 40 orang peserta mengikuti kegiatan ini. Selain dari Malang Raya, mereka juga berasal dari Pasuruan, Sidoarjo, Kediri, dan Jember.
Dalam acara ini, peserta diajak mengenal keragaman hayati melalui kegiatan petualangan yang menyenangkan. Terdapat tiga jenis kegiatan utama, yaitu pengamatan burung (bird watching), mengenal pohon langka, dan praktik pembibitan pohon.
Hutan Pendidikan P-WEC yang berada di ketinggian sekitar 800 mdpl ini memiliki lebih dari 130 spesies pohon dan 50 spesies burung. Salah satu kelompok pohon yang menjadi daya tarik adalah golongan Ficus (keluarga beringin). Tercatat terdapat 14 spesies Ficus di kawasan ini. Pohon jenis Ficus disukai satwa liar, sekaligus memiliki peran penting bagi fungsi hidrologis dan penyimpanan karbon.
Keragaman jenis pohon di P-WEC menjadi habitat bagi berbagai jenis burung. Bahkan, elang jawa yang dikenal sebagai burung nasional Indonesia juga dilaporkan pernah singgah di kawasan ini.
“Kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal keragaman hayati, tetapi dengan cara yang menyenangkan. Karena itu acara ini kami kemas dalam bentuk eksplorasi dan petualangan,” kata Direktur Hutan Pendidikan P-WEC, Made Astuti, dalam rilis yang diterima Ketik.com.
Jumlah pendaftar kegiatan ini sempat membludak. Namun untuk menjaga efektivitas kegiatan, panitia membatasi jumlah peserta hanya 40 orang. (*)
