Konglomerat Indonesia Rebutan Lukisan SBY, Laku Rp6,5 Miliar

20 Februari 2026 06:15 20 Feb 2026 06:15

Thumbnail Konglomerat Indonesia Rebutan Lukisan SBY, Laku Rp6,5 Miliar

Wakil Sekretariat Jenderal Partai Demokrat Ossy Dermawan saat mempresentasikan lukisan SBY. (Foto: Partai Demokrat)

KETIK, JAKARTA – Panggung Perayaan Imlek Partai Demokrat pada Rabu malam (19/2/2026) berubah jadi arena tawar-menawar bagi para 'naga'. Bukan soal proyek, melainkan perebutan sebuah karya seni istimewa yakni lukisan Kuda Api goresan tangan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hasilnya fantastis. Lukisan tersebut resmi berpindah tangan dengan angka penutup Rp6,5 miliar. Seluruh hasil lelang ini dipastikan bakal mengalir untuk misi kemanusiaan, khususnya membantu warga keturunan Tionghoa dari keluarga pra-sejahtera.

Buka Harga Rp 200 Juta, Langsung Disambar Deddy Corbuzier

Atmosfer di lokasi lelang langsung memanas begitu Wasekjen Partai Demokrat, Ossy Dermawan, membuka penawaran. Lukisan bertajuk ‘Kuat dan Energik Laksana Kuda Api’ itu merepresentasikan filosofi tahun Kuda Api dalam kalender Tiongkok 2577 Kongzili.

Lelang dibuka pada angka Rp200 juta. Namun, angka itu tak bertahan lama. Deddy Corbuzier langsung "menyentak" panggung dengan tawaran pembuka di angka Rp 1 miliar. Sontak, tepuk tangan riuh memenuhi ruangan, menandakan dimulainya pertempuran harga yang sesungguhnya.

Duel Orang Terkaya RI: Low Tuck Kwong vs Hermanto Tanoko

Persaingan memasuki fase "kelas berat" saat para konglomerat mulai angkat bicara. Raja batu bara yang juga orang terkaya kedua di Indonesia, Low Tuck Kwong—diwakili Direktur Bayan Resources Alexander Ery Wibowo—tak mau basa-basi. Ia langsung melempar angka Rp 5 miliar ke meja panitia.

Tawaran fantastis itu nyatanya belum mengunci kemenangan. Hermanto Tanoko, sang "Crazy Rich Surabaya" pemilik imperium cat Avian dan air kemasan cleo, melakukan manuver balasan. Pengusaha yang nangkring di urutan ke-16 orang terkaya Indonesia itu menaikkan taruhan menjadi Rp 6 miliar.

Aksi saling salip ini akhirnya mencapai titik puncak saat kubu Low Tuck Kwong melempar penawaran pemungkas: Rp 6,5 miliar. Angka tersebut menjadi harga mati yang membawa pulang lukisan berukuran 130 x 80 sentimeter itu.

Seni untuk Kemanusiaan

Kemenangan Low Tuck Kwong menegaskan dominasi sang taipan yang menurut Forbes memiliki kekayaan mencapai USD 20,4 miliar (sekitar Rp 345,52 triliun). Meski kalah di papan lelang, kehadiran Hermanto Tanoko dengan kekayaan USD 3,7 miliar (Rp 62,67 triliun) menunjukkan soliditas kaum jetset dalam agenda amal.

Bagi SBY, lukisan ini bukan sekadar hobi. Melalui guratan kuasnya, ia menitipkan pesan energi dan kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjadi sarana untuk menggerakkan kepedulian sosial di tengah momentum perayaan Imlek. (*)

Tombol Google News

Tags:

lukisan SBY SBY SBY 6 Miliar Partai Demokrat konglomerat indonesia