Hujan Lebat Picu Longsor di Pujon, Jalur Provinsi Malang-Kediri Sempat Terganggu

21 Januari 2026 21:07 21 Jan 2026 21:07

Thumbnail Hujan Lebat Picu Longsor di Pujon, Jalur Provinsi Malang-Kediri Sempat Terganggu

Para petugas membersihkan jalan sisa longsor di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (Foto: tangkapan layar video warga)

KETIK, BATU – Jalur provinsi Malang-Kediri sempat terganggu akibat tanah longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menyusul hujan lebat yang turun cukup lama, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Material tanah dan batuan menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas di jalur penghubung antardaerah tersebut tidak dapat dilalui secara normal.

Sejumlah titik terdampak berada di Dusun Talasan, Desa Sukomulyo, Jalan Raya Mantung, hingga Jalan Raya Bendosari yang merupakan bagian dari ruas strategis Malang-Kediri.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang berlangsung dalam durasi cukup lama.

Kondisi tersebut menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter dengan lebar kurang lebih 10 meter runtuh ke arah badan jalan, dengan ketebalan material mencapai tiga meter.

“Runtuhan tanah menutup sebagian jalur provinsi Malang-Kediri sehingga arus kendaraan sempat mengalami gangguan,” ujar Sadono.

Selain jalur provinsi, akses jalan warga di Dusun Talasan juga terdampak akibat tertutup material longsor. Meski demikian, BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Untuk mengurai kepadatan kendaraan, petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas di jalur Malang-Kediri,” tambahnya.

Dalam penanganan awal, alat berat milik Bina Marga Provinsi Jawa Timur telah diterjunkan ke lokasi guna membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan.

“Fokus penanganan diarahkan pada material batu yang posisinya masih berada dekat badan jalan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Malang juga masih membutuhkan tambahan alat berat, terutama untuk membersihkan longsoran yang menutup akses jalan di Dusun Talasan. Sementara itu, sejumlah peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan gergaji telah disiagakan untuk mendukung penanganan darurat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu setelah laporan awal diterima Posko BPBD Kabupaten Malang dan dikoordinasikan dengan Pos Lapangan Ngantang, UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur, serta Muspika Kecamatan Pujon,” tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

bencana longsor Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Longsor Pujon