KETIK, PASURUAN – Akses transportasi di Dusun Sawahtalun, Desa Andonosari, Kabupaten Pasuruan terganggu akibat tanah longsor yang terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026 siang.
Bencana ini mengakibatkan sebagian badan jalan kabupaten 072 amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 hingga 14.30 WIB akibat tingginya intensitas hujan di kawasan tersebut. Longsor menggerus sebagian badan jalan aspal hingga selebar sekitar 1,3 meter.
“Akibat longsor, akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Saat ini hanya tersisa jalur sekitar satu meter,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang terjadi hanya berupa material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan.
"Kami bersama warga setempat langsung melakukan langkah darurat. Warga bergotong royong membersihkan material longsoran, sementara pihak BPBD memasang terpal di area terdampak sebagai penanganan sementara," tambah Sugeng.
BPBD juga telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut, mengingat kondisi jalan yang belum dapat dilalui kendaraan roda empat.
Masyarakat juga diimbau tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, karena potensi longsor masih dapat terjadi di sejumlah titik rawan di wilayah pegunungan Kabupaten Pasuruan. (*)
