HIPMI Lumajang Dukung Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas XVIII 2026

4 Maret 2026 06:02 4 Mar 2026 06:02

Thumbnail HIPMI Lumajang Dukung Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas XVIII 2026

Ketua Umum BPC HIPMI Lumajang, Muhammad Imam Dika Wahyuono (dua dari kanan) bersama jajarannya. (Foto: Istimewa/Dok pribadi)

KETIK, LUMAJANG – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Lumajang menyatakan komitmen penuh untuk mendukung Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur dalam pencalonan sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI tahun 2026. Dukungan tersebut disampaikan secara resmi sebagai bentuk soliditas internal organisasi di tingkat daerah.

Ketua Umum BPC HIPMI Lumajang, Muhammad Imam Dika Wahyuono, menilai Jawa Timur memiliki kapasitas dan kesiapan yang memadai untuk menyelenggarakan agenda berskala nasional tersebut. Ia menyebut provinsi ini unggul dari sisi infrastruktur, konektivitas transportasi, hingga kekuatan ekonomi yang dinilai mampu menunjang kelancaran pelaksanaan Munas.

"Kami di Lumajang solid mendukung BPD HIPMI Jawa Timur. Ini bukan sekadar tentang lokasi acara, tapi momentum untuk menunjukkan bahwa Jawa Timur adalah barometer pertumbuhan ekonomi nasional dan pusat kolaborasi pengusaha muda yang inklusif," ujar Dika, sapaan akrabnya, Rabu, 4 Maret 2026. 

Dika memaparkan sejumlah alasan utama yang memperkuat dukungan tersebut. Jawa Timur dinilai memiliki fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) bertaraf internasional, terutama di Surabaya dan wilayah sekitarnya. Ketersediaan gedung konvensi, hotel berbintang, serta sarana pendukung lainnya diyakini mampu menampung ribuan peserta dari berbagai daerah.

Selain itu, aksesibilitas menuju Jawa Timur dinilai sangat memadai. Provinsi ini terhubung melalui jaringan transportasi udara, laut, dan darat yang terintegrasi, sehingga memudahkan mobilitas peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Kondisi tersebut dianggap sebagai faktor strategis dalam mendukung kelancaran acara berskala nasional.

"Dari sisi ekonomi, Jawa Timur juga konsisten memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sehingga capaian tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus daya tarik tersendiri bagi para pengusaha muda yang akan hadir dalam Munas XVIII," ungkapnya. 

Lebih jauh, ia menekankan potensi dampak ekonomi yang dapat dirasakan daerah penyangga, termasuk Kabupaten Lumajang, jika Munas digelar di Jawa Timur. Kehadiran ribuan delegasi diproyeksikan mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor perhotelan, pariwisata, kuliner, dan UMKM lokal.

"Jika Munas sukses digelar di Jatim, sorotan nasional akan tertuju ke sini. Ini peluang besar bagi kami di daerah seperti Lumajang untuk memperkenalkan potensi investasi dan produk unggulan lokal kepada jejaring pengusaha nasional," tambah Dika.

BPC HIPMI Lumajang menyatakan siap mengawal proses pencalonan Jawa Timur hingga tahap penetapan di tingkat pusat. Organisasi tersebut juga akan berkoordinasi dengan seluruh BPC HIPMI se-Jawa Timur guna memperkuat dukungan dan memastikan Jawa Timur terpilih sebagai tuan rumah Munas XVIII HIPMI 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

HIPMI Lumajang Munas XVIII HIPMI 2026 Hipmi Jawa Timur tuan rumah Munas HIPMI pengusaha muda Indonesia ekonomi Jawa Timur bpc hipmi lumajang