KETIK, CILACAP – Dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke-170, DPRD Kabupaten Cilacap menggelar rapat paripurna, Sabtu 28 Maret 2026.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Taufik Nur Hidayat didampingi wakil Ketua DPRD Indah Mayasari, Suyatno dan Sindy Syakir.
Rapat paripurna tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, Plh Sekda Annisa Fabriana, para kepala OPD. Hadir pula Ketua DPRD Kota Banjar, unsur dari partai politik dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Plt Bupati Ammy Amalia Fatma Surya Cilacap menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap jatuh pada tanggal 21 Maret 2026, namun tahun ini digelar tanggal 28 Maret karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri.
"Walaupun tidak dilaksanakan tepat pada tanggal 21 Maret namun diharapkan tidak mengurangi makna dan semangat kita dalam memperingati Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap," ujar Ammy.
"Tema HUT Cilacap Sesarengan Mewujudkan Cilacap Bercahaya Maju Besar ini menjadi momentum kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan mengajak kita semua untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nur Hidayat berharap peringatan Hari Jadi ini dijadikan momentum perenungan dan introspeksi.
Adapun rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Cilacap diawali dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Surengrono di Jeruk legi.
"Dengan berziarah mempunyai makna bahwa Indonesia ada karena perjuangan para pahlawan yang telah gugur meraih kemerdekaan RI bukan karena hadiah," katanya.
"Di usia ke-170 ini bukan usia muda. Apabila dalam bekerja ada yang kurang maka harus ditingkatkan dan diperbaiki. Kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat, menuju Cilacap lebih baik dan menjadikan masyarakat sejahtera," tegasnya.
Taufik menanggapi terkait OTT KPK di Kabupaten Cilacap, bahwa kejadian tersebut sebagai renungan.
"Ya kalau memang kita salah mengucapkan Istighfar dan memohon ampunan kepada yang Maha Kuasa. Semoga ditutupi aibnya dan tidak mengulanginya lagi, jika terjadi kesalahan maka dikoreksi bersama-sama," ungkap Taufik.
Lebih lanjut, Taufik menegaskan untuk menuju Cilacap lebih baik masyarakat harus kompak, tidak usah segan untuk mengkritik pemerintah.
"Tentunya kritik yang disampaikan yang membangun. Karena kritik dari masyarakat merupakan wujud sumbangsih bersama-sama mewujudkan Cilacap lebih baik," pungkasnya. (*)
