KETIK, JOMBANG – Semarak bulan suci Ramadan di Kabupaten Jombang terasa lebih hidup lewat gelaran “Bazar Murah UMKM Ramadan Kareem” di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini memadukan bazar kebutuhan pokok, lomba seni islami, hingga kompetisi e-sport bagi pelajar.
Wakil Bupati Jombang Salmanudin hadir mewakili Bupati Jombang saat penutupan acara pada Jumat, 6 Maret 2026 sore, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang Bambang Suntowo, Kepala Dinas P&K Jombang Wor Windari, serta Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang, Hanif Julhamsyah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang, Salmanudin mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan bazar murah sekaligus ruang kreativitas bagi pelajar.
Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan.
“Pemkab Jombang menyambut baik penyelenggaraan bazar murah ini. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menggerakkan UMKM lokal,” kata Salmanudin.
Tak hanya bazar, acara ini juga menjadi pembuka Lomba Al-Banjari tingkat SMP se-Jombang. Salmanudin menilai lomba tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sholawat dan seni islami.
“Menang atau kalah itu biasa. Yang utama adalah menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah melalui sholawat,” ujarnya kepada para peserta.
Rangkaian kegiatan juga diisi kompetisi e-sport Mobile Legends untuk pelajar SMA/SMK yang digelar sehari sebelumnya. Salmanudin berharap ajang tersebut bisa menjadi wadah lahirnya atlet e-sport muda dari Jombang yang kelak mampu bersaing di level lebih tinggi seperti Porprov hingga PON.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Hanif Julhamsyah mengatakan acara dua hari tersebut dirancang memberi dampak ekonomi sekaligus edukasi bagi pelajar.
Selain menyediakan sembako murah, pihaknya juga mengenalkan transaksi non-tunai melalui sistem QRIS kepada siswa. Sekolah-sekolah bahkan dilibatkan untuk membuka stan dagangan agar siswa belajar kewirausahaan.
“Kami juga mendorong pengunjung untuk berbelanja di stan UMKM minimal Rp10.000 sebelum menebus sembako murah. Ini bagian dari konsep kolaborasi agar UMKM ikut bergerak,” kata Hanif.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama Bank Jatim berharap geliat ekonomi lokal tetap terjaga selama Ramadan, sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda di Jombang.(*)
