KETIK, SURABAYA – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul ditunjuk sebagai ketua panitia Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026.
“Insyaallah sebelum muktamar nanti akan diselenggarakan konferensi besar dan munas alim ulama,” ujarnya ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Selasa, 31 Maret 2026.
Sejumlah tokoh NU juga dipercaya membantu dalam kepanitian inti untuk Muktamar NU, seperti Sekretaris Organizing Committee (OC) atau panitia pelaksana dipercayakan kepada Amin Said Husni.
Kemudian, Katib Am PBNU sebagai Steering Committee (SC) atau panitia pengarah dan Mohammad Nuh sebagai sekretaris SC.
Gus Ipul yang juga menteri sosial tersebut juga menegaskan belum diputuskan lokasi meski sudah ada beberapa daerah yang menawarkan diri sebagai tuan rumah musyawarah tertinggi di tubuh NU itu.
Pihaknya juga mempersilakan kader-kader NU terbaik untuk maju mencalonkan diri menjadi calon ketua umum ormas Islam terbesar se-Tanah Air tersebut. Selama memenuhi syarat, kata dia, maka panitia siap menerima pencalonan, termasuk petahana Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Sementara itu, disinggung apakah Gus Ipul mencalonkan diri juga sebagai Ketua PBNU? Bapak empat anak tersebut mengaku tidak pantas memimpin PBNU dengan alasan masih banyak calon lain yang lebih baik.
“Potongan saya pantas apa enggak? Banyak yang lain lah, saya nggak ada potongan jadi ketua umum," tutur Wagub Jatim periode 2009-2019 tersebut. (*)
