Gudang Tembakau di Arjasa Jember Terbakar Hebat, Dua Bangunan Ludes Dilalap Api

1 Februari 2026 08:48 1 Feb 2026 08:48

Thumbnail Gudang Tembakau di Arjasa Jember Terbakar Hebat, Dua Bangunan Ludes Dilalap Api

Petugas Damkarmat Jember berjibaku memadamkan api di gudang tembakau yang ada di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026. (Foto: Damkarmat Jember)

KETIK, JEMBER – Sebuah gudang penyimpanan tembakau di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda kebakaran besar pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dan mengakibatkan bangunan gudang hangus terbakar.

Api dengan cepat menjalar dan membesar lantaran di dalam gudang tersimpan tumpukan tembakau kering dalam jumlah besar. Material tersebut dikenal mudah terbakar sehingga mempercepat penyebaran api ke seluruh bangunan.

Hingga saat ini, petugas belum memastikan penyebab awal kebakaran. Aparat kepolisian bersama Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemerintah Kabupaten Jember masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api serta kemungkinan faktor pemicu lainnya.

Berdasarkan keterangan warga setempat, kebakaran pertama kali diketahui saat api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan gudang. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkarkat Pemkab Jember yang menerima laporan segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.11 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke area sekitar.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama, yakni lebih dari enam jam. Luas bangunan gudang serta keberadaan tembakau kering sebagai material mudah terbakar menjadi faktor utama yang menyulitkan proses penanganan kebakaran.

Anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, Aris Setiawan, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan dua bangunan gudang dengan total luas sekitar 2.000 meter persegi hingga rata dengan tanah.

“Api cepat membesar karena di dalam gudang banyak terdapat tembakau kering. Kami mengerahkan sekitar 14 personel dan tiga unit armada pemadam, terdiri dari dua unit dari Mako Pemkab Jember dan satu unit dari Pos Kalisat,” ujar Aris kepada wartawan di lokasi kejadian.

Aris menjelaskan, hingga pukul 06.45 WIB petugas masih melakukan proses pemadaman lanjutan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Selain luas area kebakaran, petugas juga menghadapi kendala berupa kondisi material yang sangat mudah terbakar. Saat kejadian, hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut, namun tidak secara signifikan membantu mempercepat proses pemadaman.

Lokasi gudang yang berada di tepi jalur nasional penghubung Kabupaten Jember dan Bondowoso sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Meski demikian, arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan.

“Untuk korban jiwa nihil. Tidak ada warga maupun petugas yang mengalami luka,” tambah Aris.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan. Petugas memperkirakan kerugian materi mencapai miliaran rupiah, mengingat luas bangunan yang terbakar serta banyaknya tembakau yang tersimpan di dalam gudang.

“Pendataan kerugian masih kami lakukan bersama pihak kepolisian. Penyelidikan juga terus berjalan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lainnya,” pungkas Aris.

Tombol Google News

Tags:

Desa Candijati kecamatan Arjasa Jember Kebakaran Hebat Damkarmat Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan