KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah. Berdasarkan pantauan alat telemetri dalam 24 jam terakhir (24–25 Januari 2026), tercatat pergerakan angin yang cukup signifikan yang berpotensi membahayakan aktivitas warga di luar ruangan.
Data yang dihimpun dari unit pelaksana teknis (UPT) BMKG menunjukkan beberapa titik mengalami hembusan angin di atas rata-rata:
- Jember (AWS Tanggul): Menjadi wilayah dengan kecepatan angin tertinggi mencapai 57.2 km/jam.
- Kediri & Ponorogo: AWS Kandat dan AWS UNIDA Gontor mencatat kecepatan angin hingga 49.7 km/jam.
- Lumajang (AAWS Yosowilangun): Tercatat kecepatan angin sebesar 45.4 km/jam.
Mengingat kecepatan angin yang cukup tinggi, BMKG menghimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi pengendara atau pejalan kaki yang melintasi area rawan.
"Tetap waspada bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama saat melintasi area yang banyak pohon besar atau papan reklame," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Minggu, 25 Januari 2026.
Angin dengan kecepatan di atas 40 km/jam sudah cukup kuat untuk mematahkan dahan pohon atau merobohkan struktur reklame yang tidak kokoh. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi di @bmkg.iklimjatim atau @infobmkg untuk langkah antisipasi lebih lanjut.
