KETIK, MALANG – Laga Babak 32 Besar Grup AA Liga 4 Jatim 2025/2026 antara Persema Malang vs Perseta Tulungagung berakhir imbang tanpa gol. Laga yang dihelat di Stadion Gajayana Malang, Senin, 5 Januari 2026, tersebut sempat diwarnai ketegangan usai dianulirnya gol Perseta oleh wasit.
Laga antara Persema dan Perseta berlangsung sengit. Kedua tim terlibat dalam jual beli serangan sepanjang laga.
Perseta sempat menyarangkan bola ke gawang Persema. Para pemain tuan rumah memprotes gol ini. Hal tersebut sempat memancing ketegangan di lapangan.
Setelah berdiskusi alot dan cukup panjang, akhirnya wasit membatalkan gol Perseta. Kontan, keputusan wasit ini membuat para penggawa Laskar Badai Selatan, julukan Perseta Tulungagung, kecewa.
Danillo dan Muhammad Nasrin memberikan komentar terkait hasil pertandingan melawan Persema, Senin, 5 Januari 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)
"Proses gol tadi itu sudah kita lupakan. Memang sakit rasanya, tapi mau gimana lagi, sudah terjadi. Jadi, kita sudah lupakan yang proses yang begitu rumit tadi ya,," ujar Asisten Pelatih Perseta, Muhammad Nasrin, usai laga.
"Kita lupakan, kita tatap pertandingan yang depan karena dua match itu penting buat kami," sambungnya.
Nasrin menyebut, para penggawa Perseta telah menyadari bahwa kalah, menang, ataupun seri merupakan hal biasa dalam sepak bola. Meskipun terjadi ketegangan, ia bersyukur tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
"Saya tidak bisa salahkan siapa-siapa. Namun, wasit mungkin dengan tekanan yang begitu berat dari suporter, tuan rumah, mungkin kok bisa sampai berbalik begitu. Padahal sudah menunjuk titik tengah dengan momen-momen yang seperti itu, kok bisa terbalik keputusannya," tuturnya.
Meski kecewa, Nasrin memastikan, Perseta akan fokus pada dua pertandingan tersisa. Beberapa evaluasi dilakukan, termasuk dalam memanfaatkan peluang untuk mencetak gol yang berkali-kali dipatahkan oleh lawan.
Sementara itu, Danilo Fernando, stopper Perseta, juga merasa kecewa dengan keputusan wasit di lapangan. Ia juga menyoroti tumpulnya barisan depan yang gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.
"Kalau menurutku sih dari depan ya, kita finishingnya jelek, terus tidak memanfaatkan peluang. Waktunya gol tidak gol, itu yang buat mungkin jadi frustrasi juga pemain, akhirnya kena dampak yang di menit-menit akhir gitu," tegas Danilo. (*)
