Persikoba Batu Menang Tipis di Derby Malang Raya, Arif Suyono Akui Performa Belum Maksimal

5 Januari 2026 19:52 5 Jan 2026 19:52

Thumbnail Persikoba Batu Menang Tipis di Derby Malang Raya, Arif Suyono Akui Performa Belum Maksimal
Pelatih Persikoba Batu, Arif Suyono (tengah) dan Ali Wahid Atyana, saat press conference setelah laga usai. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Persikoba Batu mengawali langkah di Babak 32 Besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 dengan hasil positif. Dalam Derby Malang Raya yang berlangsung ketat dan keras, di Stadion Brantas, Kota Batu, Senin, 5 Januari 2025, tim tuan rumah sukses menundukkan Malang United dengan skor tipis 1-0 .

Gol semata wayang Persikoba Batu dicetak oleh kapten tim, Lutfan Dhudinik, pada menit ke-81 melalui sundulan kepala yang gagal diantisipasi kiper Malang United. Tambahan tiga poin ini mengantarkan Persikoba Batu ke puncak klasemen Grup EE.

Sejak awal laga, kedua tim tampil agresif dan saling menekan. Intensitas permainan tinggi membuat wasit harus mengeluarkan sejumlah kartu kuning. Kapten Malang United, Farrel, menjadi pemain pertama yang diganjar kartu kuning pada menit ke-19, disusul gelandang Malang United, Muhammad Zidan pada menit ke-34.

Babak pertama berjalan relatif minim peluang. Persikoba Batu tercatat menciptakan tiga peluang berbahaya, sementara Malang United hanya sekali mengancam gawang tuan rumah.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Briyan Krisna, gelandang Malang United, menerima kartu kuning pada menit ke-49. Sementara bek Malang United, Hanif Shofwan Nabil, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90.

Dari kubu Persikoba Batu, Muhammad Alfaridzi mendapat kartu kuning pada menit ke-58, disusul Aprireza Zafa pada menit ke-76. Menjelang laga berakhir, pemain sayap Persikoba Batu, Kharisma Bagus Wicaksono, juga diganjar kartu kuning.

Pelatih Persikoba Batu, Arif Suyono, mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut, meski menilai performa timnya belum maksimal.

“Alhamdulillah, hasil ini patut kita syukuri. Saya berterima kasih atas kerja keras para pemain. Secara hasil saya senang dan bangga karena kami mendapatkan tiga poin,” ujar Arif Suyono usai pertandingan.

Namun, mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan masih banyak evaluasi yang harus dilakukan, terutama jelang laga krusial berikutnya melawan Persewangi.

“Dari segi permainan saya masih kurang puas. Banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Pertandingan yang saya kira akan mudah ternyata sangat sulit. Ini menjadi pelajaran bahwa menghadapi siapa pun dan di mana pun, pendekatan pertandingan harus tetap sama,” tegasnya.

Pelatih yang akrab disapa Keceng ini turut menilai kehadiran pemain pengganti memberikan dampak signifikan terhadap perubahan dinamika permainan Persikoba Batu di babak kedua. 

Masuknya Ali Wahid Atyana dan Alfian membuat variasi serangan tim lebih hidup, terutama dari sisi sayap dan lini tengah. Pergerakan keduanya, menurut Keceng, mampu membuka ruang, meningkatkan intensitas tekanan ke pertahanan Malang United, serta menghasilkan sejumlah situasi bola mati yang berujung pada peluang berbahaya bagi Persikoba Batu.

Sementara itu, pemain Persikoba Batu, Ali Wahid Atyana, mengakui laga derby tersebut berlangsung dalam tekanan tinggi, namun tim mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik.

“Euforianya cukup menegangkan, tetapi alhamdulillah semua pemain bisa menampilkan yang terbaik dan menjalankan taktik dari pelatih,” kata Wahid.

Menghadapi laga berikutnya melawan Persewangi, pemain bernomor punggung 5 ini menegaskan kesiapan seluruh rekan-rekannya. “Kami siap dan akan berusaha mendapatkan hasil terbaik pada pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Persikoba Batu Liga 4 Jawa Timur Kota Batu Malang United