‎Dukung PSEL, Kota Batu Suplai 50 Ton Sampah Per Hari

29 Agustus 2025 19:56 29 Agt 2025 19:56

Thumbnail ‎Dukung PSEL, Kota Batu Suplai 50 Ton Sampah Per Hari
‎Pengolahan sampah di TPA Tlekung Kota Batu (Foto: Sholeh/Ketik)

KETIK, BATU – ‎Kota Batu akan menyuplai 30 hingga 50 ton sampah per hari untuk mendukung operasional pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) Malang Raya.

‎Hal itu merupakan peran Kota Batu sebagai supporting system dalam proyek ‎PSEL yang berada di TPA Supit Urang Kota Malang tersebut.

‎Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni, produksi sampah di Kota Batu mencapai 122,138 ton per hari. 

‎Dari jumlah itu, 106,138 ton telah terkelola, sekitar 16 ton belum terkelola, dan sebanyak 37 ton yang masuk ke TPA Tlekung setiap hari masih diproses melalui insinerator.

‎"Sampah tersebut berasal dari 21 ruas jalan protokol, objek vital strategis, serta kawasan usaha seperti hotel, restoran, dan kafe," ujarnya, Jumat 29 Agustus 2025.

‎Dian menyebut kebutuhan sampah untuk mengoperasikan PSEL mencapai minimal 1.000 ton per hari. Dari Kota Malang baru terkumpul sekitar 700 ton, sehingga kekurangan pasokan dipenuhi Kabupaten Malang dan Kota Batu.

‎"Karena Kota Batu menerapkan sistem pengolahan sampah di kawasan hulu yang lebih optimal, kami hanya bisa mensuplai kurang lebih 30–50 ton per hari untuk PSEL ini,” tambahnya.

‎Menurut Dian, penggunaan insinerator di TPA Tlekung akan dikurangi secara bertahap seiring beroperasinya PSEL. Sehingga bisa menghemat biaya pengolahan sampah di TPA Tlekung Kota Batu.

‎“Di kemudian hari insinerator yang digunakan di TPA Tlekung akan kami kurangi penggunaannya. Karena memang biaya produksi dan proses operasionalnya mahal juga,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Batu sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik PSEL Malang Raya Kota Malang TPA Tlekung TPA Supit Urang