Doding Rahmadi Berpeluang Aklamasi Pimpin KONI Trenggalek 2026-2028, Sejumlah Terobosan Bakal Dilakukan

26 Januari 2026 17:10 26 Jan 2026 17:10

Thumbnail Doding Rahmadi Berpeluang Aklamasi Pimpin KONI Trenggalek 2026-2028, Sejumlah Terobosan Bakal Dilakukan

Ketua Panitia Pedaftaran, Verifikasi, dan Validasi Musorkablub KONI Trenggalek (tengah) saat dimintai keterangan awak media di depan kantor KONI setempat, Senin 26 Januari 2026 (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Doding Rahmadi berpeluang terpilih aklamasi sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Trenggalek periode 2026-2028 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan pada 31 Januari mendatang.

Hingga batas pengembalian formulir terakhir, Senin 26 Januari hingga pukul 14.00 WIb tidak satupun bakal calon lain yang mengembalikan.

"Hanya Doding Rahmadi yang mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas waktu. Sehingga pendaftaran ditutup sesuai prosedur," kata Ketua Panitia Pendaftaran, Verifikasi dan Validasi Damri Sutrasno.

Sebenarnya, kata dia, yang mengambil formulir pendaftaran ada 2 orang, namun hingga batas penutupan hanya 1 orang yang mengembalikannya.

"Dengan demikian yang terpenuhi hanya 1 orang. Selanjutnya, akan digelar Musorkablub di Gedung Bawarasa Trenggalek," ungkapnya.

Damri menyebut, setelah Musorkablub, pihaknya akan mengusulkan ke KONI Provinsi Jawa Timur untuk agenda pelantikannya.

Sementara itu, calon Ketua Umum KONI Trenggalek Doding Rahmadi bertekad membawa perubahan dan warna baru di tubuh KONI, baik secara tata kelola dan peningkatan prestasi atlet.

"Jadi saya mengemban amanat cabor-cabor untuk memberi warna baru ditubuh KONI," ujarnya.

Politisi senior PDIP ini menyampaikan, salah satunya adalah menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) sebagai sarana untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

"Paling tidak bisa mendongkrak posisi kontingen Kabupaten Trenggalek dari posisi juru kunci," tandasnya.

Selain itu, akan melakukan pembinaan-pembinaan kepada cabor-cabor sekaligus menampung aspirasi-aspirasinya dan. menindak lanjuti. Misalnya, kebutuhan sarana dan prasarana.

"Kita perlu mendengar aspirasi dari cabor agar bisa mencarikan jalan keluar. Minimal bisa carikan solusi," pungkas orang nomor satu si DPRD Kabupaten Trenggalek tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

DODING koni trenggalek Aklamasi