Dinkes Kota Malang Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posyan Ijen, Ada Pijat Refleksi

25 Desember 2025 14:02 25 Des 2025 14:02

Thumbnail Dinkes Kota Malang Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posyan Ijen, Ada Pijat Refleksi

Layanan kesehatan yang ada di Pos Pelayanan Jalan Besar Ijen Kota Malang. (Foto: Lutf/Ketik)

KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satunya berada di Pos Pelayanan (Posyan) Jalan Ijen yang menawarkan fasilitas berupa pijat refleksi.

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan pada tahun ini Polresta Malang Kota mendirikan satu Posyan dan lima Pos Pengamanan (Pospam). Khusus untuk Posyan Ijen, fasilitas yang diberikan memang lebih lengkap dibandingkan titik lainnya.

"Khusus pos di Ijen, karena memang pelayanan, ya kami berikan fasilitas yang lebih dari Pospam. Salah satunya ada pengobatan tradisional yang bisa memberikan bantuan seperti pijat refleksi dan lain sebagainya," ujar Husnul, Kamis, 25 Desember 2025.

Selain pijat refleksi, pos tersebut juga menyediakan obat-obatan darurat untuk penanganan gejala penyakit tertentu. Berdasarkan laporan yang diterima, sejak beroperasi pada 20 Desember lalu, antusiasme pengunjung cukup tinggi.

Husnul mencatat dalam setiap shift, terdapat sekitar 5 hingga 10 orang yang memanfaatkan layanan tersebut. Mayoritas pengunjung datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Rata-rata untuk cek kesehatan saja, mulai dari tekanan darah atau mungkin ada keluhan-keluhan kecil atau sedang. Pemeriksaan kesehatan dasar, lah," jelasnya. 

Dinkes Kota Malang sendiri mengerahkan sekitar 36 tenaga kesehatan untuk enam pos. Dalam sehari terdapat dua shift yang diisi oleh tiga tenaga kesehatan, yakni seorang dokter dan dua perawat. 

"Jadi dari jam 07.00-14.00 WIB kemudian dari pukul 14.00-22.00 WIB. Kami melayani mulai dari tanggal 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. Unsurnya terdiri dari puskesmas, klinik, dan dari rumah sakit," katanya. 

Apabila eskalasi kunjungan ke Kota Malang tinggi, maka terdapat peluang untuk menambah jumlah tenaga kesehatan. Husnul menjelaskan tenaga cadangan telah disediakan untuk mengantisipasi kondisi tersebut. 

"Tetap saja sesuai jadwal. Kecuali nanti ada eskalasi yang tinggi, kami siapkan untuk tenaga cadangan. Eskalasi yang tinggi itu bisa dilihat dari tingkat kepadatan lalu lintasnya nanti. Ada yang mobile itu PSC untuk memantau di sekitar Kota Malang," tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Malang layanan kesehatan Cek Kesehatan Nataru Dinas Kesehatan Kota Malang Dinkes Kota Malang Husnul Muarif