Camat Asembagus: Dalam Kurun Waktu Satu Tahun Angka Kemiskinan di Kabupaten Situbondo Turun

21 Februari 2026 01:43 21 Feb 2026 01:43

Thumbnail Camat Asembagus: Dalam Kurun Waktu Satu Tahun Angka Kemiskinan di Kabupaten Situbondo Turun

Camat Asembagus Situbondo Faishol Afandi, Jumat 20 Februari 2026 (Foto : Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Camat Asembagus, Faishol Afandi bangga dengan capaian kinerja Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah yang fokus pada penurunan angka kemiskinan, Jumat 20 Februari 2026.

“Perjuangan Mas Bupati Rio dan Mbak Ulfi Wabup Situbondo dalam menurunkan angka kemiskinan dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinnya, bukan hal yang mudah. Tapi membutuhkan pemikiran dan strategi yang matang dan terukur. Dibawah kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi, angka kemiskinan turun 0,34 persen dari jumlah 11,51 persen menjadi 11,17 persen,” kata Faishol Afabdi.

Arahan-arahan positif yang disampaikan Mas Rio dan Mbak Ulfi dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan disampaiakan secara bijaksana kepada camat. “Ini merupakan tantangan yang harus dilaksanakan oleh saya. Seperti mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, menjadikan kecamatan sebagai bagian dari pelaksana pembangunan. Kebijakan ini belum pernah dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, sebelumnya,” kata Faishol Afandi.

Selanjutnya, inovasi pembangunan yang digagas Mas Rio dan Mbak Ulfi, yakni “Situbondo Naik Kelas" tersebut mampu memberikan peran strategis bagi camat dalam aspek pembangunan desa. “Mas Rio, memberikan kewenangan lebih besar kepada camat untuk membangun wilayahnya masing-masing yang diapresiasi sebagai langkah progresif,” tuturnya.

Faishol mengatakan, penyegaran birokrasi eselon III dan IV termasuk camat pada Hari Jumat tanggal 21 November 2025 lalu yang dilakukan Mas Rio merupakan kebijakan untuk memperkuat birokrasi dan menggerakkan roda pembangunan yang terarah dan terukur.

“Hingga Februari 2026, para camat di Situbondo secara kolektif memberikan apresiasi terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, terutama dalam hal akselerasi layanan publik, penurunan angka kemiskinan dan pembangunan desa,” tutur Faishol.

Poin-poin utama terkait hubungan kinerja antara camat dan Bupati Situbondo, sambung Faishol, Bupati Situbondo memberikan kewenangan penuh. “Para camat menyambut positif kebijakan Bupati yang memberikan kewenangan penuh kepada camat dalam membangun desa di wilayah masing-masing, yang dianggap mempercepat eksekusi program pembangunan daerah,” jelas Faishol.

Target 2025-2029, imbuh Faishol, para camat dituntut bekerja berbasis data guna menyelaraskan visi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Mas Rio Bupati Situbondo dan Mbak Ulfi Wakil Bupati Situbondo.

“Di sisi lain, Bupati Situbondo juga bersikap tegas terhadap kinerja kewilayahan, termasuk ancaman terhadap camat yang tidak disiplin menempati rumah dinas demi optimalisasi pelayanan masyarakat,” tutur Camat Asembagus Faishol.

Untuk itu, kata Faishol, dirinya bangga sebagai bawahan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo. Bupati Situbondo, Mas Rio yang menjabat sejak awal 2025, telah mencatatkan sejumlah prestasi signifikan dalam satu tahun pertama kepemimpinannya dengan visi Situbondo Naik Kelas.

“Pengembangan UMKM dan Sumber Daya Lokal, Mas Rio menyabet penghargaan nasional sebagai Daerah Peduli Pengembangan UMKM dan Potensi Sumber Daya Lokal, pada September 2025. Kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi dinilai visioner dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan mempromosikan produk lokal hingga ke luar negeri,” kata Faishol.

Bukan hanya itu saja prestasi yang di peroleh Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dibawah komando Mas Rio dan Mbak Ulfi. Setelah dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada awal tahun 2025 kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi melejit dalam mendapat berbagai penghargaan baik tingkat regional maupun nasional.

“Penghargaan yang diraih Mas Rio pada Februari 2026, meraih Penghargaan Bidang Olahraga (SIWO PWI Award 2025/2026). Mas Rio menerima penghargaan bergengsi sebagai Bupati Peduli Olahraga dari SIWO PWI Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80. Prestasi ini didasarkan pada komitmennya memajukan sport tourism dan dukungannya terhadap atlet daerah, termasuk pemberian bonus Rp.600 juta kepada pejuang-pejuang olahraga,” tegas Faishol. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ini Kata Camat Asembagus Terkait penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Situbondo dalam Kurun waktu Satu Tahun situbondo