KETIK, SITUBONDO – Setahun sudah duet Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah. Dalam kurun waktu satu tahun, angka kemiskinan menurun dan pembangunan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Mas Rio, panggilan akrabnya menjadi pemimpin Situbondo bermodalkan rekam jejaknya sebagai pendiri sekaligus konsultan politik di Politika Research & Consulting (PRC) yang tidak memiliki latar belakang dan pengalaman birokrasi.
Namun, langkah Mas Rio ketika mencalon diri bersama Mbak Ulfi berhasil menumbangkan petahana Bupati Karna Suswandi dengan selisih perolehan suara hanya 13.697 suara dalam Pemilihan Kepala Daerah Situbondo.
“Ketika bertarung, saya dan Mbak Ulfi mampu menumbangkan seorang pemimpin yang sangat kuat dari segi politik, terutama dalam birokrasi,” jelas alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember ini.
Lebih lanjut, Mas Rio di hadapan sejumlah wartawan mengatakan bahwa, dalam kurun satu tahun di era kepemimpinannya banyak tantangan yang dihadapinya.
“Sesuatu yang baru pasti butuh masa menyesuaian. Karena saya tidak punya background birokrat, background konsultan politik, tentu dunia pemerintahan kabupaten sesuatu yang baru bagi saya,” bebernya.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tantangan yang menghalang di depan bisa diatasi dengan baik.
“Pertama, tantangan politik yang harus saya hadapi, yakni partai pengusung. Alhamdulillah, tantangan ini bisa dilalui dengan bersatunya PPP dan PKB. Para masyayikh, kiai-kiai juga mendukung saya. Kemudian, partai nasionalis juga sangat mendukung," jelasnya.
Mas Rio mengatakan bahwa, di awal kepemimpinnya pada 2025 berjalan lancar. Program visi misi program prioritas juga diterima teman-teman SKPD Pemkab Situbondo.
“Pada perubahan anggaran tahun 2025, saya bersama Mbak Ulfi terus menyusun program perioritas yang kami janjikan saat pencalonan,” jelas Mas Rio.
Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan, seiring dengan berjalannya waktu, 11 janji politik tersebut sudah dibuktikan, hanya satu yang belum bisa direalisasikan, yakni menghadirkan Sheila On 7 di Kabupaten Situbondo.
“Sebelas janji politik saya dan Mbak Ulfi sudah kita realisasikan. Seperti, Pelayanan Kesehatan Gratis Tanpa Batas (Berantas), penyaluran ambulan, penurunan angka kemiskinan dan lainnya,” kata Mas Rio.
Selanjutnya, imbuh Mas Rio, indikator makro ekonomi menunjukkan hasil luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Situbondo pada triwulan ketiga 2025 yakni 6,16 persen.
Pertumbuhan ekonomi ini mengungguli Kabupaten Jember, yakni 5,83 persen, Banyuwangi 5,72 persen, dan Lumajang 5.05 persen.
“Meskipun di tengah pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Tapi kepemimpinan saya dam Mbak Ulfi bisa lampaui itu semua. Ini saya anggap hasil dari mengatasi tantangan politik, tantangan sosial, dan tantangan birokrasi. Target utama pasangan Rio-Ulfi, yakni mengurangi angka kemiskinan,” tegas Mas Rio.
Di tahun 2025, lima bulan pasangan Mas Rio dan Mbak Ulfi menjabat sebagai Pemimpin Kabupaten Situbondo, angka kemiskinan 0,34 persen dari 11,51 persen menjadi 11,17 persen.
“Penurunan angka kemiskinan ini dicapai disaat pemerintahan transisi dan saya tidak akan berbicara yang sipatnya material, tapi banyaknya penghargaan dan capaian-capaian yang di dapat Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo merupakan salah satu langkah keberhasilan,” jelas Mas Rio.
Untuk menggapai keberhasilan menurunan angka kemiskinan, kata Mas Rio, pihaknya tidak mengambil langkah ekstrem gonta-ganti kepala dinas, tapi melakukan pendekatan akomudatif.
“Saya dan Mbak Ulfi setelah menjabat tidak keburu-buru melakukan pelantikan atau gonta-ganti kepala dinas, tapi yang saya lakukan yakni pendekatan akomudatif. Karena kepala-kepala dinas ini lah yang akan mengejawantahkan misi visi kami berdua,” tuturnya.
Evaluasi atas capaian yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Situbondo selama setahun ini, imbuh Mas Rio, maka kepala-kepala dinas harus mempercepat langkahnya agar Situbondo naik kelas bisa tercapai dengan baik.
“Yang menjadi kendala saat ini, yaitu mencari Kepala Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Perpustakaan dan Dinas Peternakan serta Perikan bukan hal yang mudah, karena di empat dinas tersebut merupakan basis kita untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.
Capaian keberhasilan setahun Pemerintah Kabupaten Situbondo berkat kerja keras yang kompak kepala-kepala OPD Pemkab Situbondo dalam menuangkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dalam menurunkan angka kemiskinan, angka pengangguran dan lain sebagainya. (*)
