Breaking News! Pasukan Khusus Amerika Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

3 Januari 2026 18:39 3 Jan 2026 18:39

Thumbnail Breaking News! Pasukan Khusus Amerika Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang ditangkap pasukan khusus Amerika Serikat, Sabtu, 3 Januari 2026. (Foto: Instagram @nicolasmaduro)

KETIK, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Penangkapan oleh pasukan khusus Amerika Serikat, Delta Force, ini terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2025 dini hari.

Dilansir dari CBS News, Trump menyebut bahwa Maduro dan istrinya sudah ditangkap dan diterbangkan dari Venezuela dalam sebuah serangan berskala besar. Sejumlah ledakan juga dilaporkan terjadi di ibu kota Venezuela, Caracas.

"Amerika Serikat telah berhasil mengadakan serangan berskala besar menghadapi Venezuela dan pemimpinnya," kata Trump dalam pernyataan resminya.

Maduro sendiri ditangkap karena dituduh terlibat dalam operasi perdagangan narkoba berskala besar. Ia juga dituding terlibat dalam sejumlah kegiatan terorisme yang berkaitan dengan perdagangan narkoba itu.

Pada 2020, pengadilan Amerika mendakwa Maduro dengan tudingan terlibat lebih dari selusin tindakan terorisme. Mereka menyebut, presiden berusia 63 tahun ini dan sejumlah pejabat pemerintahannya telah bekerja sama dengan kelompok gerilya Kolombia, Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia, untuk menyelundupkan kokain dan senjata ke Amerika Serikat.

Maduro juga dituduh memimpin kelompok kriminal Cártel de Los Soles, yang oleh pemerintahan Trump dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris tahun lalu. 

Musim panas 2025, pemerintahan Trump menggandakan bayaran untuk penangkapan Maduro, hingga mencapai 50 juta dollar. (*)  

Tombol Google News

Tags:

Amerika Serikat Donald Trump Venezuela Nicolás Maduro Perang Amerika